Sabang (MA) – Pemerintah Kota (Pemko) Sabang, bekerjasama dengan Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh, Selasa (25/02/20) bertempat di Lantai IV Kantor Wali Kota Sabang, melaksanakan Seminar dan Lokakarya Inisiatif Kebijakan Transfer Fiskal Ekologis dalam pengelolaan dana Pemerintah daerah dan Pemerintah Gampong
Wali Kota Sabang Nazaruddin, S.I.Kom mengatakan pihaknya menyambut baik pelaksanaan Seminar dan Lokakarya Kebijakan Inisiantif Fiskal Ekologis yang diprakasai GeRAK Aceh dengan tema “Temu dan Sharing Pemerintah Gampong Se-Kota Sabang Dalam Menggagas Kebijakan Insentif Kinerja Lingkungan Hidup”.
“Pemko Sabang berterima kasih kepada Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh, yang telah melakukan Preview buat Kebijakan Insentif Ekologis. Apalagi, kegiatan ini menjadi yang pertama dilakukan untuk kebikakan transfer fiskal ekologis di Kota Sabang,” kata Wali Kota.
Oleh karananya lanjut Wali Kota, Pemko Sabang mendukung sepenuhnya kegiatan yang dilaksanakan GeRAK Aceh, dengan harapan akan berdampak pada kesejahteraan rakyat dibidangnya masing-masing.
Mengingat sumber air yang ada di Sabang yaitu danau Aneuk Laot, kini kian menipis dan mengkhawatirkan bagi kebutuhan air bersih. Maka, perlu adanya kajian -kajian yang berdampak pada penyelamatan air bersih di Sabang.
Konon, inustri pariwisata berkembang pesat di Sabang tentunya, kebutuhan air bersih semakin besar. Oleh sebab itu, lingkungan yang menjadi dasar sumber air harus dijaga dan dipupuk, agar debit air yang tertampung didalam danau Aneuk Laot dapat bertambah seperti sediakala., harap Wali Kota.
Sementara Fernan perwakilan GeRAK Aceh, menyampaikan maksud tujuan dilakasnakan Seminar Lokakarya Inisiatif Kebijakan Transfer Fiskal Ekologis dapat tersampaikan praktek-praktek baik dalam mendukung perlindungan lingkungan hidup dan kelestarian ekologi.
Kemudian terindentifikasinya permasalahan dan sekaligus solusi dalam perlindungan lingkungan hidup dan juga, terbangunnya komitmen bersama dan rencana strategi dalan inisiatif kebijakan fiskal berbasis ekologis di Kota Sabang., sebut Fernan.(Jalal).




