Pemko Sabang Beri Tanda Bagi Rumah Bantuan

Sabtu, 28 Desember 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sabang (MA) – Pemerintah Kota (Pemko) Sabang memberi tanda bagi rumah masyarakat, sebagai rumah bantuan dalam Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia, yang ditempati warga pulau Sabang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sabang, Drs. Zakaria MM yang menempel langsung secara simbolis stiker sebagai tanda rumah keluarga penerima manfaat, yang diserahkan melalui Dinas Sosial, PMG dan PP Kota Sabang.

BACA JUGA...  Dilema dalam Musrenbang Kecamatan: Antara Aspirasi Masyarakat dan Keterbatasan Anggaran

Sekda Kota Sabang mengatakan Pemerintah Kota Sabang menempelkan tanda dengan stiker tersebut bertujuan, agar penyaluran program keluarga harapan (PKH) kepada keluarga penerima manfaat (KPM) benar-benar tepat sasaran sesuai tujuan pemerintah.

“Ini sebagai penanda, agar programnya dapat tersalurkan sesuai dengan benar dan diterima oleh masyarakat yang membutuhkannya,” kata Sekda Zakaria Sabtu (28/12/19) di Sabang.

BACA JUGA...  Pj Walikota Sabang Resmi Tutup LP3 Putri Ke VIII, Pesantren Ini Jadi Juara 

Sementara Kepala Dinas Sosial Kota Sabang Ir Iskandar Muda menjelaskan di Kota Sabang terdapat sebanyak 1.702 rumah keluarga penerima manfaat, yang berhak menerima bantuan dari Kemensos Republik Indonesia.

“Sesuai data di Sabang sebanyak 1.702 keluarga PKM dari program Kemensos RI diserahkan kepada masyarakat penerima manfaat. Dengan adanya ditempel tanda penyaluran maka, penerima diharapkan tepat sasaran,” jelas Iskandar.

BACA JUGA...  DPR Aceh Minta Pemerintah Serius Tangani Permasalahan TPPO

Seperti diketahui Sabang merupakan salah satu daerah, yang menjadi perhatian pemerintah pusat dalam hal kesejahteraan rakyat. Akan tetapi ada rumah yang tidak tersalur dengan baik, contohnya rumah bantuan bagi nelayan yang berlokasi di Gampong Ie Meule, rumah tersebut ditempati orang-orang yang bukan haknya. (Jalal)

Berita Terkait

Musriadi Aswad: Pentingnya Sekolah Bebas Bullying 
Ayah Wa Bersama Tokoh Aceh Hadiri Peusijuk Anggota BPK RI Tgk. Khaidir
PUPR Gunakan Dana TKD Rp.6 Milyar untuk Bayar Utang
Tarmizi Luncurkan Gerakan Menanam
Musriadi: Kurikulum Bahasa Aceh Harus Diterapkan di Semua Jenjang Sekolah
ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia
Arianto Pimpin Bumdesma Kebayakan
PABPDSI Perkuat Peran Desa

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Musriadi Aswad: Pentingnya Sekolah Bebas Bullying 

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Ayah Wa Bersama Tokoh Aceh Hadiri Peusijuk Anggota BPK RI Tgk. Khaidir

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Tarmizi Luncurkan Gerakan Menanam

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Musriadi: Kurikulum Bahasa Aceh Harus Diterapkan di Semua Jenjang Sekolah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:57 WIB

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Musriadi Aswad: Pentingnya Sekolah Bebas Bullying 

Senin, 12 Okt 2026 - 18:49 WIB

POLITIK

Mohd Amin Kembali Pimpin Golkar Bener Meriah

Senin, 12 Okt 2026 - 18:18 WIB