Sabang (MA) – Pemerintah Kota Sabang menyerahkan boat bantuan kepada nelayan, tujuan penyerahan bantuan boat tersebut untuk mensejahterakan masyarkat nelayan, demikian disampaikan Wakil Wali Kota Sabang, Drs Suradji Junus kepada wartawan, Kamis (28/11/19) di Sabang.
Dijelaskannya, penyerahan bantuan boat jenis kapal pancing itu kepada masyarakat nelayan diharapkan dapat meningkatkan pendapatan, sehingga akan mengubah perekonomian serta taraf hidup nelayan di Kota Sabang.
Kemudian tambah Suradji, batuan dan sarana yang diberikan Pemko Sabang, harus benar-benar dimanfaatkan untuk mencari nafkah keluarga. Dan tenrunya akan berdampak pada kemajuan Sabang.
“Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Kota Sabang saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh stakeholder terkait yang telah mendukung terselenggaranya penyaluran batuan boat 5 GT ini kepada masyarakat nelayan’ ujarnya.
Suradji menjelaskan, penyerahan boat bantuan yang berkapasitas 5 Gross Ton diusulkan Pemko Sabang, dalam rangka mendukung pembangunan sektor kelautan dan perikanan Kota Sabang, melalui program pembangunan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Sabang, yang didukung Pemerintah Pusat.
Dengan harapan nantinya Sabang menjadi sebagai pusat pertumbuhan dan penggerak ekonomi disektor kelautan dan perikanan bagi masyarakat Sabang. Apalagi Sabang direncanakan akan menjadi pintu gerbang ekspor perikanan nusantara.
“Usulan yang dilakukan Pemko Sabang untuk bantuan boat nelayan sudah direspon pemerintah pusat sebanyak 45 unit berkapasitas 5 GT dan 10 GT 1 unit. Bantuan seperti ini sudah diberikan sejak tahun 2017 sampai 2019.
Kita mohon kepada penerima, agar dipergunakan dan dioprasionalkan sebaik mungkin sehingga nantinya dapat dilaporkan hasil tangkapan ikan secara berkala,” sebutnya.
Diterangkan juga, pembangunan fasilitas pelabuhan perikanan nelayan di Gampong Ie Meule, saat ini sebagian sudah dilakukan dan direncanakan pada tahun 2020 akan dibangun menjadi fasilitas pelabuhan lengkap melalui bantuan Pemerintah Jepang.
“Kita berharap juga kepada seluruh masyarakat nelayan agar, dapat menjaga pelabuhan ini yang menjadi salah satu aset daerah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sabang, karena merawat jauh lebih sulit daripada membangun” ungkapnya.(Jalal)















