Pembentukan HIMA-ATE di Takengon Menuai Kontroversi di Kalangan Mahasiswa Gayo

Sabtu, 1 Februari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PEMATANG, Supriansyah.

Ketua PEMATANG, Supriansyah.

LHOKSEUMAWE (MA) Pembentukan organisasi mahasiswa baru bernama Himpunan Mahasiswa Aceh Tengah (HIMA-ATE) diresmikan di ARB Coffee, Reje Bukit, Kecamatan Bebesen, Aceh Tengah, pada Rabu (29/1/2025).

Peresmian ini, sebagaimana dilaporkan oleh media online Tribun Gayo, mendapat reaksi keras dari Ketua dan tokoh pendiri dua organisasi mahasiswa Gayo yang telah lama eksis di Lhokseumawe dan Aceh Utara, yakni Perhimpunan Mahasiswa Asal Tanoh Gayo (PEMATANG) dan Himpunan Mahasiswa Gayo (HIMAGA).

BACA JUGA...  Mahasiswa UGM Yokyakarta Kuliah ke Pulo Aceh

Ketua PEMATANG, Supriansyah, menilai pembentukan HIMA-ATE di Takengon sebagai langkah yang lebih berorientasi pada kepentingan kelompok tertentu dibandingkan kepentingan bersama.

Menurutnya, sejak awal, tujuan utama pembentukan organisasi paguyuban mahasiswa Gayo adalah untuk menyatukan mahasiswa asal Aceh Tengah di perantauan, bukan justru menambah organisasi baru yang berpotensi menimbulkan perpecahan.

“Jika HIMA-ATE menempatkan diri di Lhokseumawe dan Aceh Utara, maka hal ini berpotensi menimbulkan polemik di kalangan mahasiswa asal Aceh Tengah. Sebab di wilayah tersebut sudah ada dua organisasi besar, yaitu PEMATANG dan HIMAGA, yang selama ini menjadi wadah utama bagi mahasiswa asal Tanoh Gayo dan Aceh,” ujar Supriansyah pada media lewat siaran persnya, Sabtu, (1/2).

BACA JUGA...  BEM FEB UGP Takengon Adakah Kongres ke-XII, Angga Terpilih

Berita Terkait

Dihadapan Plt Sekda Aceh, Mahasiswi USK  Sampaikan Kritik dan Masukan
Penegerian Poltas Didukung Tomas, Bupati Mirwan: Ini Prioritas Utama
Mitra MBG: Wacana Kantin Sekolah Harus Sejalan dengan Standar Gizi dan Keamanan Pangan
Pelatihan Jurnalistik di Aceh Selatan Bekali Pelajar Hadapi Persaingan Era Digital
Musriadi: Pendidikan Aceh Tak Boleh Kehilangan Jati Diri
Hardikda 2026, Aceh Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan
Dewan Kota Kasih Hadiah, Kelulusan UKW-PR Capai 82 Persen 
Wisuda 1.001 Lulusan, UNISAI Targetkan Akreditasi Unggul

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 07:40 WIB

Dihadapan Plt Sekda Aceh, Mahasiswi USK  Sampaikan Kritik dan Masukan

Kamis, 10 September 2026 - 21:50 WIB

Penegerian Poltas Didukung Tomas, Bupati Mirwan: Ini Prioritas Utama

Kamis, 10 September 2026 - 21:20 WIB

Mitra MBG: Wacana Kantin Sekolah Harus Sejalan dengan Standar Gizi dan Keamanan Pangan

Rabu, 9 September 2026 - 19:31 WIB

Pelatihan Jurnalistik di Aceh Selatan Bekali Pelajar Hadapi Persaingan Era Digital

Kamis, 3 September 2026 - 09:17 WIB

Musriadi: Pendidikan Aceh Tak Boleh Kehilangan Jati Diri

Berita Terbaru

Penampakan seekor buaya sungai di tebing Krueng Kluet/Kandang yang sempat direkam warga, Minggu, (13/9/2026).(Poto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PERISTIWA

Buaya Muncul, Warga Resah

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:43 WIB

Bupati Aceh Barat Tarmizi saat membesuk orang dalam gangguan jiwa di daerahnya.

PEMERINTAHAN

Tarmizi: Tidak ada Satu Pun Masyarakat di Pasung 

Minggu, 13 Sep 2026 - 16:10 WIB

Foto : Ilustrasi AI

PERISTIWA

Diving di Iboih, Wisatawan Malaysia Hilang Belum Ditemukan

Minggu, 13 Sep 2026 - 14:34 WIB

Jubir Pemkab Aceh Utara Tgk. Muntasir Ramli.

PEMERINTAHAN

Terkait Biaya Pesta Rakyat, Begini Kata Jubir Pemkab Aceh Utara 

Minggu, 13 Sep 2026 - 12:05 WIB

Cover: Ilustrasi Eksplorasi dan Eksploitasi Migas.

TAJUK

Migas; Mencari Cadangan, Menghadapi Risiko

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:12 WIB