Pembatalan Lelang RKB SDN 44 Dinilai Akal Akalan Panitia Tender

Jumat, 13 September 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh (ADC)- Tender Lanjutan Pembangunan Ruang Kelas SDN 44 Kota Banda Aceh kembali gagal untuk yang ke 4 (empat) kalinya. Pokja Pemilihan II Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banda Aceh, dituding bekerja akal-akalan dan tidak Profesional.

Menurut Lembaga Pemantau Lelang Aceh (LPLA), tidak pernah dalam sejarah tender di Indonesia, Pokja Pemilihan membatalkan lelang sampai 4 Kali, baru kali ini kejadian tersebut terjadi di Kota Banda Aceh.

Koordinator LPLA, Nasruddin Bahar mengatakan, Pokja Pemilihan sudah main main, mereka tidak takut lagi pada hukum mungkin mereka beranggapan penegak hukum bisa “dibeli”.

“Berdasarkan kajian LPLA, Modus Pokja menggagalkan lelang, karena Perusahaan yang diunggulkan tidak memenuhi syarat yaitu selalu kalah bersaing dari harga penawaran dengan perusahaan lain yang benar-benar serius ikut lelang,” ungkap Nasruddin Bahar, Jum’at 13 September 2019.

BACA JUGA...  Konflik Lahan Sawit, Ayah Wa Perintahkan Pengukuran Ulang HGU

Sungguh sangat nyata keberpihakan Pokja, hal tersebut sangat jelas terlihat dari persyaratan yang mengada ngada, coba bayangkan, pekerjaan membuat ruang kelas baru persyaratannya diminta sama dengan membangun gedung bertingkat.

“Sangat tidak masuk akal mencari Perusahaan yang memenuhi syarat untuk membangun ruangan kelas mesti tendernya diulang ulang sampai 4 kali tender dan masih juga gagal,” ujarnya.

BACA JUGA...  Sekda Aceh Barat Pimpin Pra Rapim DAK dan BKK

LPLA meminta Wali Kota, serius memantau kinerja Pokja Pemilihan bukan pura pura tidak tahu, di luar berkembang isu paket yang ditenderkan pada Pemko Banda Aceh ini sudah diatur siapa pemenangnya, dan isu tersebut ada benarnya. Buktinya, sudah 4 kali gagal tender karena yang dijagokan kalah bersaing.

LPLA menemukan puluhan paket Pengadaan yang menyalahi prosedur, yaitu Perlem LKPP nomor 9 Tahun 2018. Persyaratan lelang paket pengadaan diminta pengalaman 1 tahun terakhir tapi Pokja mempersyaratkan pengalaman 3 tahun terakhir, banyak lagi persyaratan diskriminatif yang seharusnya tidak perlu dipersyaratkan.

Sementara itu, APIP tidak pro aktif dan kami menilai tidak paham dengan Perpres 16/2018 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah.

BACA JUGA...  Empat Pulau Dicaplok Sumut, LMP Aceh Tengah: Safrizal Tidak Cakap Pimpin Aceh

LPLA pernah melayangkan surat ke APIP tapi tidak pernah mendapat tanggapan serius.

Dalam kasus tender pembangunan Ruang Kelas SDN 44 ini, sudah sepatutnya PA/KPA Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh mengambil langkah-langkah yang bijaksana sesuai aturan.

“Jika waktu dirasakan masih cukup, maka PA menunjuk langsung Perusahaan mana yang diberikan pekerjaan tanpa dilakukan lagi tender ulang. Pertanyaan besarnya, kepada siapa pekerjaan tersebut diberikan, sedangkan peserta tender sudah mengeluarkan banyak biaya selama ini,” tutup Nasruddin Bahar. (R)

Berita Terkait

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara
Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat
Tantawi Komit Perjuangkan Guru Honorer Madrasah Swasta 
APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman
Belanja Naik, APBK Aceh Tengah Defisit

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 14:16 WIB

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 September 2026 - 12:10 WIB

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Rabu, 16 September 2026 - 17:19 WIB

Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara

Rabu, 16 September 2026 - 07:37 WIB

Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat

Selasa, 15 September 2026 - 13:10 WIB

Tantawi Komit Perjuangkan Guru Honorer Madrasah Swasta 

Berita Terbaru

Di lokasi yang sebelumnya terdapat Buaya Muara (Crocodylus porosus) berjemur  kini  tidak tampak lagi, namun warga masih resah.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

KESEHATAN

Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:56 WIB

NANGGROE

Faisal Temui Safrizal, Dorong Percepatan Rehab-Rekon Aceh

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:41 WIB

Saat masyarakat di Tanah Jambo Aye CKG yang dilaksanakan oleh Pihak Puskesmas Tanah Jambo Aye, Aceh Utara.

KESEHATAN

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:16 WIB

PEMERINTAHAN

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:10 WIB