TAPAKTUAN (MA) – Bupati Aceh Selatan Tgk. Amran, menerima penghargaan Serambi Demokrasi Award 2023 pada malam puncak penganugerahan di Gedung ACC Dayan Dawood, Banda Aceh, Jumat, (18/3).
Dia dinobatkan sebagai sosok inspiratif peduli santri.
Bersamaan penyerahan penghargaan, diserahkan pula buku oleh Pemimpin Redaksi Harian Serambi Indonesia Zainal Arifin M Nur kepada bupati Aceh Selatan yang diwakili Sekretaris Daerah Cut Syazalisma, S.STP.
Mengutip laporan Kabag Prokopim Aceh Selatan Deka Harwinta Zianur M. Kom, penghargaan Harian Serambi Indonesia yang diterima bupati Aceh Selatan merupakan salah satu dari 60 penghargaan kepada 60 sosok inspiratif dalam berbagai bidang.
“Atas kiprahnya itu, Tgk Amran, masuk salah satu yang tercatat dalam buku 60 tokoh Inspiratif Aceh menuju 2024 dari berbagai kalangan dan kategori,” kata Deka Harwinta.
Usai menerima penghargaan, Bupati Aceh Selatan Tgk Amran yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Cut Syazalisma dalam sambutan singkatnya, mengatakan, penghargaan ini di dedikasikan untuk ulama, Tgk. Dayah dan pada generasi muda Aceh yang sedang melaksanakan pendidikan di Dayah dan tentunya bagi jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan.
Ia mengatakan, bahwa program yang dilakukan itu dalam rangka mewujudkan kualitas dan mutu pendidikan di Aceh khususnya mutu pendidikan dayah
“Bapak bupati Aceh Selatan ingin berpesan dalam membangun Aceh ini tidak terlepas dari pada dengan menciptakan generasi muda yang berkualitas tentunya berkarakter Islami,” kata Sekdakab Aceh Selatan Cut Syazalisma, S. STP
Sebelumnya, Pemimpin Redaksi Serambi Indonesia, Zainal Arifin M Nur mengatakan, malam apresiasi ini merupakan puncak dari peringatan HUT ke-34 Harian Serambi Indonesia yang jatuh pada 9 Februari lalu.
“Khusus panggung demokrasi merupakan puncak dari kegiatan semi jajak pendapat bertema Mata Lokal Memilih yang kami laksanakan selama dua bulan, mulai November 2022 sampai pertengahan Januari 2023,” kata Zainal.
Berhubung bertepatan tahun politik, sehingga apresiasi ini dikerucutkan untuk person atau orang-orang yang berkiprah di bidang yang bersentuhan dengan politik.
Zainal Arifin M Nur mengatakan kegiatan ‘ Mata Lokal Memilih’ berangkat dari sebuah pemikiran untuk mengapresiasi individu yang berkiprah dalam masyarakat, di berbagai sektor.
Ia berharap, kegiatan tersebut dapat memberi dan menumbuhkan semangat serta tradisi di kalangan masyarakat Aceh, untuk senantiasa menghargai sekecil apapun keunggulan yang dimiliki oleh seseorang. Sehingga Aceh senantiasa dipenuhi dengan energi positif.(Maslow Kluet).





