Pascabanjir, Geuchik Pon Sulap 40 Hektare Tambak Menjadi Sawah demi Tingkatkan Ekonomi Warga

Jumat, 24 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Hasil dari gagasan kreatif seorang pemimpin, tambak menjadi sawah di Gampong Alue Capli. Foto : Ist.

Hasil dari gagasan kreatif seorang pemimpin, tambak menjadi sawah di Gampong Alue Capli. Foto : Ist.

Geuchik Pon menjelaskan, lahan yang dialihfungsikan merupakan tambak yang berada di kawasan dekat sumber air tawar sehingga dinilai layak untuk dijadikan persawahan. Sementara tambak yang berada di kawasan dengan kadar air asin tinggi tetap dipertahankan sebagai tambak.” Ini salah satu dukungan kami untuk mendukung program pemerintah yaitu swasembada pangan,” ujarnya.

BACA JUGA...  Plt. Camat Langkahan dan Kejrun Blang Gelar Rapat Rencanakan Jadwal Tanam Gadu Tahun 2024

Hasil uji coba penanaman padi pada musim tanam perdana pun menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Tanaman padi tumbuh subur dan memberikan harapan baru bagi masyarakat untuk memperoleh hasil panen yang lebih baik.

“Ini merupakan pengalaman pertama kami mengubah tambak menjadi sawah. Dari kondisi tanaman yang ada saat ini, hasilnya sangat memuaskan dan di luar perkiraan kami. Mudah-mudahan saat panen nanti hasilnya juga maksimal,” ungkapnya.

BACA JUGA...  Wali Kota Sabang dan Isteri Kunjungi Sekolah Pada Hari Pertama Belajar Usai Libur Panjang

Ia berharap keberhasilan program tersebut dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain yang memiliki kondisi serupa, khususnya kawasan tambak yang terdampak banjir dan mengalami penurunan produktivitas.

Geuchik Pon juga menegaskan bahwa pemerintah gampong akan terus mendampingi masyarakat dalam pengelolaan lahan pertanian, mulai dari penyediaan sarana produksi hingga koordinasi dengan instansi terkait agar program alih fungsi lahan ini dapat berjalan berkelanjutan.

BACA JUGA...  1,5 Bulan Pascabanjir Longsor, Warga Pante Bidari Terpaksa Bangun Gubuk Sendiri

Berita Terkait

Wagub Aceh Dek Fadh dan Ketua DPRA Bahas Perubahan UUPA
Ayah Wa Tunjuk Barona Raja sebagai Ketua Penanganan ODGJ Aceh Utara
Tarmizi: Tidak ada Satu Pun Masyarakat di Pasung 
Terkait Biaya Pesta Rakyat, Begini Kata Jubir Pemkab Aceh Utara 
Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 
Ayah Wa: Mengakar pada Sejarah, Bertumbuh untuk Masa Depan
Puncak Milad Samudera Pasai ke-800, Apache13 Siap Semarakkan Malam Penutupan
Turun ke Lokasi PLTA Peusangan, Haili Yoga: Jangan Ada yang Merasa Dirugikan

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 14:57 WIB

Wagub Aceh Dek Fadh dan Ketua DPRA Bahas Perubahan UUPA

Senin, 14 September 2026 - 11:36 WIB

Ayah Wa Tunjuk Barona Raja sebagai Ketua Penanganan ODGJ Aceh Utara

Minggu, 13 September 2026 - 16:10 WIB

Tarmizi: Tidak ada Satu Pun Masyarakat di Pasung 

Minggu, 13 September 2026 - 12:05 WIB

Terkait Biaya Pesta Rakyat, Begini Kata Jubir Pemkab Aceh Utara 

Sabtu, 12 September 2026 - 19:50 WIB

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 

Berita Terbaru

PERISTIWA

Kapolres Sabang Pimpin Pencarian WN Malaysia Hilang Menyelam

Senin, 14 Sep 2026 - 15:05 WIB

PEMERINTAHAN

Wagub Aceh Dek Fadh dan Ketua DPRA Bahas Perubahan UUPA

Senin, 14 Sep 2026 - 14:57 WIB

Penampakan seekor buaya sungai di tebing Krueng Kluet/Kandang yang sempat direkam warga, Minggu, (13/9/2026).(Poto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PERISTIWA

Buaya Muncul, Warga Resah

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:43 WIB

Bupati Aceh Barat Tarmizi saat membesuk orang dalam gangguan jiwa di daerahnya.

PEMERINTAHAN

Tarmizi: Tidak ada Satu Pun Masyarakat di Pasung 

Minggu, 13 Sep 2026 - 16:10 WIB