Lebih jauh, Wulan melihat perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendampingi transformasi tersebut melalui riset, pelatihan, dan inovasi berbasis kebutuhan lokal. Dengan kolaborasi lintas sektor, reformasi pendidikan diharapkan tidak berhenti pada regulasi, melainkan membentuk ekosistem yang benar-benar melindungi martabat dan kehidupan siswa.
“Reformasi pendidikan yang sejati adalah reformasi yang menjaga daya hidup anak-anak kita. Sekolah Berdaya memberi arah untuk itu,” pungkasnya.(R)















