BANDA ACEH (MA) — Sektor pariwisata Aceh mengalami dampak yang cukup besar akibat pandemi COVID-19. Namun, seiring berjalannya waktu, upaya pemulihan dan pengembangan sektor pariwisata semakin memperlihatkan hasil yang positif. Salah satu langkah besar yang diambil oleh pemerintah adalah pembangunan infrastruktur transportasi, terutama dengan penambahan kapal baru yang akan memperlancar konektivitas antar pulau dan destinasi wisata di Aceh. Kapal-kapal baru ini tidak hanya meningkatkan sektor pariwisata, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah secara keseluruhan.
Pembangunan Kapal Baru untuk Meningkatkan Konektivitas
Pada tahun 2019, Pemerintah Aceh melalui Dinas Perhubungan membangun tiga kapal baru yang diberi nama KMP. Aceh Hebat 1, 2, dan 3. Kapal-kapal ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antar pulau di Aceh dan memperlancar akses menuju destinasi wisata yang sebelumnya sulit dijangkau. Pembangunan kapal-kapal ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan sektor pariwisata dan mempermudah perjalanan antar pulau di Aceh.
Peluncuran Pelayaran Perdana dan Dampaknya pada Pariwisata
Pada 30 Januari 2021, KMP. AH-2 mulai melayani penyeberangan dari Ulee Lheue ke Balohan Sabang. Hal ini diikuti oleh peluncuran KMP. AH-1 pada 9 Maret 2021 untuk melayani rute Calang, dan KMP. AH-3 yang beroperasi di Singkil. Kehadiran kapal-kapal ini menjadi harapan baru bagi masyarakat Aceh dan para pelaku pariwisata. Aksesibilitas yang lebih baik tentunya akan membuka peluang baru bagi wisatawan yang ingin mengunjungi berbagai pulau dan tempat wisata di Aceh.



