Ombudsman: Masyarakat Pulau Aceh Harapkan Kehadiran Bank Aceh

Sabtu, 12 Oktober 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Jantho (MA)- Dalam kunjungan kerja Ombudsman RI Perwakilan Aceh ke Kecamatan Pulau Aceh, Rabu 9 Oktober 2019 lalu, juga menerima pengaduan dari warga masyarakat terkait dengan tidak adanya Bank Aceh yang beroperasi di Kecamatan Pulau tersebut.

Pengaduan tersebut, diterima dan diinvestigasi langsung ke lokasi Pulau Aceh oleh Muammar, Asisten Ombudsman RI Perwakilan Aceh.

Tidak adanya Bank Aceh mengakibatkan para warga yang menerima dana bantuan sosial dalam Program Keluarga Harapan (PKH) dan penerima beasiswa miskin, beasiswa aneuk nelayan, dan dana desa harus berlayar menyeberang pulau untuk menarik dana tersebut, sehingga sangat tidak efesien.

Tokoh Pemuda Gampong Lampuyang (Ibukota Kecamatan Pulau Aceh) Khairul mengungkapkan harapannya, kami sangat mengharapkan adanya Bank Aceh di pulau ini, walaupun hanya kantor kas. Tidak adanya Bank sangat menyulitkan kami dalam mengambil dana bantuan pemerintah yang diberikan kepada kami di Pulau Aceh.

BACA JUGA...  Gila! Seorang Ibu Gelapkan 58 Mobil

“Jika kami mau menarik dana tersebut, maka harus berlayar ke Banda Aceh. Ini sangat tidak ekonomis karena untuk menarik dana bantuan yang jumlahnya tidak juga seberapa, kami harus mengeluarkan biaya ongkos untuk pergi-pulang dari Pulau ke Banda Aceh, belum lagi selama seharian ke Banda Aceh juga memerlukan biaya makan-minum. Akhirnya, setelah uang tersebut kami ambil, waktu pulang ke pulau, sudah habis lagi. Karenanya, kami sangat mengharapkan kepedulian Pemerintah Aceh sebagai pemilik Bank Aceh untuk segera membuka Kantor Kas di Pulau Aceh,” ungkap Khairul.

BACA JUGA...  Program TMMD Membantu Pemerintah Membangun Infrastruktur

Menurut Khairul, dengan tidak ada perbankan yang beroperasi di Pulau Aceh, mengakibatkan kondisi ekonomi warga pulau makin terisolir. Jika ada dana lebih mereka simpan di bawah bantal, seperti kehidupan pra-kemerdekaan.

Dari pengamatan Asisten Ombudsman, faktanya tidak ada satupun ATM di pulau ini. Padahal penduduk Pulau Aceh (Pulau Nasi dan Pulau Breuh) mencapai sekitaran 5.000-an jiwa. Kehidupan ekonomi dan perdagangan di pulau ini benar-benar masih pola lama.

Terhadap temuan tersebut, Dr Taqwaddin, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh, meminta kepada Pimpinan Bank Aceh untuk segera membuka Kantor Kas di sana.

“Kehadiran Kantor Kas Bank Aceh sangat dibutuhkan masyarakat di sana. Karenanya, jangan terlalu berhitung laba-rugi untuk membantu masyarakat di sana,” ujar Dr. Taqwaddin, Sabtu 12 Oktober 2019 di Banda Aceh.

BACA JUGA...  AK: Plt Gubernur Harus Berani Evaluasi Kinerja SKPA

Menurutnya, kehadiran Bank di Pulau Aceh adalah hal penting untuk memudahkan warga masyarakat dalam melakukan transaksi, baik transaksi bisnis, maupun transaksi sosial pemerintahan seperti, untuk penyaluran dana bantuan sosial, dana beasiswa, dana desa, dan lain-lain.

Ia juga menambahkan, dengan adanya Kantor Kas Bank Aceh, tentu patut pula dibuka pelayanan ATM, yang memudahkan para PNS yang bertugas di Pulau tersebut, warga masyarakat, termasuk juga para wisatawan.

“Tentunya ini akan berdampak pada semakin membesarnya kunjungan wisatawan ke Pulau Aceh yang indah dan eksotik,” pungkas Kepala Perwakilan Ombudsman RI. (R)

Berita Terkait

Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi
PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta
Apel Kebangsaan di Bener Meriah; Merawat Persatuan dari Tanoh Gayo
Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut
Kelas Berdaya, Mengenalkan Mitigasi Bencana Kepada Siswa SLBN
Ada Apa dengan Taman Budaya Sabang? BPJS Kesehatan Dipertanyakan
Korem 011 Semarakkan HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 13:47 WIB

Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:09 WIB

PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:37 WIB

PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Apel Kebangsaan di Bener Meriah; Merawat Persatuan dari Tanoh Gayo

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:05 WIB

Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut

Berita Terbaru

KESEHATAN

Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi

Selasa, 1 Sep 2026 - 13:47 WIB

PEMERINTAHAN

Musriadi: Masa Muda Adalah Waktu Menanam Masa Depan

Senin, 31 Agu 2026 - 22:07 WIB

RAGAM BERITA

Warga Aceh Timur Meriahkan JASERA 2026 Bersama Medco E&P Malaka

Senin, 31 Agu 2026 - 20:59 WIB

NANGGROE

KPEA Soroti Pergeseran Tradisi Pernikahan Aceh

Minggu, 30 Agu 2026 - 23:00 WIB

Saat anggota TNI memadamkan api hutan terbakar.

MILITER

TNI Padamkan Api 

Minggu, 30 Agu 2026 - 22:44 WIB