Nasir Djamil: PLN Berhenti Menyengsarakan Rakyat Aceh

Selasa, 4 Juni 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota komisi III DPR RI Nasir Djamil.

Anggota komisi III DPR RI Nasir Djamil.

JAKARTA (MA) Ketua Forum Bersama Anggota DPR RI dan DPD RI asal Aceh, M Nasir Djamil, mendesak Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk segera berhenti menyengsarakan rakyat Aceh dengan menormalkan kembali arus listrik yang belakangan ini sering mati dan hidup.

Menurut Nasir Djamil, banyak masyarakat yang menyampaikan keluhan kepadanya terkait padamnya listrik PLN. Beberapa warga bahkan mempertanyakan nasib barang-barang elektronik rumah tangga yang sangat tergantung pada arus listrik.

BACA JUGA...  FPMPA Tawarkan Solusi, Minta Pj Gubernur Ambil Alih Persiraja

Anggota komisi III DPR RI ini mengharapkan PLN segera memperbaiki dan menormalkan kembali arus listrik agar kebutuhan rakyat terhadap listrik tidak terganggu.

Dia menambahkan, pemadaman yang tidak beraturan tersebut sangat membuat masyarakat menderita, terutama rumah dan gedung pemerintahan serta perkantoran yang bergantung pada Air Conditioner (AC) untuk mendinginkan ruangan.

“Kita minta PLN harus komitmen dengan pelayanan publik agar pelanggan PLN puas,”ujarnya.

BACA JUGA...  Pj Gubernur Achmad Marzuki Lantik Direktur Bisnis dan Direktur Dana dan Jasa Bank Aceh

Ia mengatakan, anehnya lagi, jika token atau tagihan terlambat dibayar, langsung diputuskan. Tapi kalau PLN berulah seperti ini, pelanggan yang sangat dirugikan.

Dengan demikian, Nasir Djamil berharap PLN segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan pasokan listrik di Aceh kembali stabil dan tidak lagi mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat.(R).

Berita Terkait

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara
Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat
Tantawi Komit Perjuangkan Guru Honorer Madrasah Swasta 
APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 08:23 WIB

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Kamis, 17 September 2026 - 14:16 WIB

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 September 2026 - 12:10 WIB

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Kamis, 17 September 2026 - 11:53 WIB

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Rabu, 16 September 2026 - 17:19 WIB

Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara

Berita Terbaru

Para peserta kegiatan, lakukan foto bersama. Sebanyak 19 Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di Aceh mendapatkan pendampingan pengembangan usaha berbasis hutan dan akses pembiayaan melalui pendekatan blended finance, Kamis (17/9/2026).
Foto: Tribun Gayo

PEMERINTAHAN

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Jumat, 18 Sep 2026 - 08:23 WIB

Di lokasi yang sebelumnya terdapat Buaya Muara (Crocodylus porosus) berjemur  kini  tidak tampak lagi, namun warga masih resah.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

KESEHATAN

Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:56 WIB

NANGGROE

Faisal Temui Safrizal, Dorong Percepatan Rehab-Rekon Aceh

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:41 WIB

Saat masyarakat di Tanah Jambo Aye CKG yang dilaksanakan oleh Pihak Puskesmas Tanah Jambo Aye, Aceh Utara.

KESEHATAN

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:16 WIB

PEMERINTAHAN

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:10 WIB