Hanif masih mendapati nakes yang takut terhadap vaksinasi. Padahal pihaknya telah memberikan informasi yang benar, namun masih banyak yang abai, karena sudah terpapar informasi hoaks, seolah-olah orang selesai disuntik vaksin langsung mendapat efek samping yang fatal.
“Padahal kan tidak ada. Kita tahu semua efek samping yang diceritakan di media sosial itu tidak benar,” katanya.
Mana mungkin ada orang umum habis disuntik langsung pingsan, sedangkan kita di Indonesia baru mulai vaksinasi ke tenaga kesehatan, belum untuk masyarakat umum lain, kata Hanif lagi.
Selain terpapar berita hoaks, Hanif juga menyayangkan sebagian nakes yang menolak melakukan vaksinasi di Tanah Rencong itu karena takut terhadap jarum suntik.
Namun Hanif yakin mereka akan mau disuntik vaksin, setelah banyak nakes lain yang membuktikan bahwa vaksinasi itu aman.
“Saya melihat ada yang takut karena disuntik, bukan karena vaksinnya. Jadi disuntik takut sehingga mereka menolak. Kalau kita tanya betul-betul kenapa menolak, (dijawab) takut suntik, bukan takut vaksin, itu lebih banyak dari pada takut vaksin, ada juga takut vaksin karena informasi hoaks,” katanya.
Sementara itu Gubernur Aceh Nova Iriansyah mengimbau nakes untuk beramai-ramai melakukan penyuntikan vaksin.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya














