PIDIE JAYA (MA) — Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan wilayah barat Kabupaten Pidie Jaya resmi ditutup pada Kamis (20/2) di Kecamatan Tringgadeng.
Kegiatan ini dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Pidie Jaya, Saiful. Musrenbang ini mewakili empat kecamatan, yaitu Tringgadeng, Panteraja, Bandar Baru, dan Meureudu.
Dalam sambutannya, Saiful menegaskan bahwa Musrenbang merupakan amanat undang-undang dalam perencanaan pembangunan daerah. Perencanaan ini harus selaras dengan visi dan misi Bupati Pidie Jaya guna mencapai pembangunan yang berkelanjutan dan merata.
Lebih lanjut, Saiful menjelaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran yang ditetapkan melalui keputusan presiden turut mempengaruhi alokasi dana di daerah. Namun, ia menekankan bahwa semangat berkarya dan memberikan yang terbaik bagi daerah harus tetap menjadi prioritas utama.
“Pemanfaatan dana gampong yang cukup besar harus diprioritaskan untuk menjawab kebutuhan pembangunan di tingkat gampong. Ini penting agar pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujar Saiful.
Musrenbang kecamatan ini dihadiri oleh berbagai unsur, termasuk perwakilan dinas terkait, perangkat gampong, dan mukim dari empat kecamatan, yakni Tringgadeng, Panteraja, Bandar Baru, dan Meureudu. Saiful menambahkan bahwa masukan dari tingkat gampong sangat berharga dalam perencanaan pembangunan di tingkat kabupaten.





