Demokrat sendiri, sebut Razaliardi, selalu mengamati dan mencermati secara cermat dinamika politik yang muncul, termasuk mendengarkan aspirasi yang berkembang akhir-akhir ini. Demokrat mendengar adanya keinginan kuat masyarakat yang menghendaki kandidat bupati yang lain sebagai pilihan alternatif.
Kami mendengar adanya keinginan kuat masyarakat Aceh Singkil umumnya agar partai-partai politik berani memunculkan setidaknya tiga kandidat bupati dalam Pilkada 2024.
Keinginan itu katanya, menunjukkan suatu fenomena demografi pergeseran atau migrasi pemilih kepada calon pemimpin alternatif. Selain itu, Demokrat juga mendengar adanya keinginan masyarakat Dapil Singkil 1 agar putra dari Dapil itu dapat jatah setidaknya menjadi wakil bupati Aceh Singkil ke depan.
Menurut Razaliardi, keinginan masyarakat Dapil Singkil 1 agar salah satu putra dari Dapil tersebut dapat menjadi pemimpin, setidaknya menjadi wakil bupati, adalah hal yang wajar. Sebab, kata mantan wartawan Harian Angkatan Bersenjata ini, selama Kabupaten Aceh Singkil berdiri, tak satu pun atau tidak pernah ada putra yang berasal dari Dapil tersebut menjadi wakil bupati apalagi menjadi bupati. Bahkan posisi Ketua DPRK pun mereka tidak pernah merasakan.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya















