Mualem merasa bangga akan perhatian yang diberikan oleh Presiden Prabowo, ia mengatakan, langkah utama dalam membangun Aceh, nanti semua program pembangunan akan disinkronkan dengan program Presiden Prabowo. Pernyataan ini menunjukkan strategi Mualem dalam menyelaraskan visi dan misi pembangunan Aceh dengan program-program nasional yang dicanangkan oleh Presiden.
Selanjutnya, Mualem menjelaskan bahwa visi dan misinya untuk Aceh sejalan dengan program pembangunan Presiden Prabowo, sehingga diharapkan semua program pembangunan Aceh dapat terwujud dengan lebih mudah.
Ia menekankan komitmennya untuk mengurangi angka pengangguran, menekan kemiskinan, dan meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Aceh. “Intinya mewujudkan Aceh islami, maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” katanya tegas.
Pertemuan ini juga merupakan bagian dari rangkaian kunjungan Mualem-Dek Fadh untuk bertemu dengan tokoh-tokoh nasional lainnya, termasuk Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla serta Ketua Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi, Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, SH., MH., dan Menteri Koordinator Hukum dan HAM, Prof. Yusril Ihza Mahendra.
Melalui pertemuan ini, Mualem-Dek Fadh menunjukkan keseriusan dan komitmen mereka dalam membangun hubungan yang baik dengan pemimpin tingkat pusat serta memperkuat peran Aceh dalam pembangunan nasional.





