Mualem Angkat Abu Salam Jadi Penasehat Gubernur Aceh: Dorong Investasi, Diaspora, hingga Energi Hijau

Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf (Mualem) bersama T. Emi Syamsyumi (Abu Salam).

Penunjukan Abu Salam mendapat dukungan penuh dari Juru Bicara KPA Luwa Nanggroe, Umar Hakim Ilhami, yang menegaskan bahwa langkah Mualem sejalan dengan semangat kekhususan Aceh.

“Pengangkatan Abu Salam bukan sekadar simbol politik, melainkan bagian dari strategi besar Mualem untuk menempatkan Aceh di jalur investasi global. Dengan dasar UUPA (Undang-Undang Pemerintahan Aceh) dan otonomi khusus, Aceh memiliki ruang legitimasi penuh untuk menjalin kerja sama internasional, baik di bidang energi, keuangan, maupun lingkungan,” ujar Umar Hakim.

BACA JUGA...  Gubernur Aceh Muzakir Manaf Terima Pimred Award 2025

Ia juga menyebut, Abu Salam yang kini juga dipercaya sebagai Ketua KPA Luwa Nanggroe adalah figur yang tepat karena memiliki jejaring luas dengan kalangan diaspora, investor luar negeri, serta basis akar rumput yang kuat di Aceh.

Keputusan Mualem ini dipandang sebagai sinyal positif bahwa Pemerintah Aceh ingin keluar dari ketergantungan fiskal dan mulai mendorong pembangunan berbasis investasi produktif.

BACA JUGA...  Mualem Ajak Ayah Wa dan Tarmizi Bersinergi Majukan Aceh Utara

Skema kemitraan yang difasilitasi Abu Salam diharapkan mampu membuka pasar baru bagi UMKM Aceh, sekaligus mendorong sektor energi, infrastruktur, dan ekonomi hijau.

Dengan mandat ini, Abu Salam bukan hanya sekadar penasehat, melainkan jembatan strategis antara Pemerintah Aceh, dunia usaha, diaspora, dan investor global.(R)