Mohd. Tanwir: Benar, Pemkab Bener Meriah Defisit Rp. 39.8 Milyar 

Jumat, 9 Agustus 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Bupati Bener Meriah Mohd. Tanwir alias Baong.

Pj Bupati Bener Meriah Mohd. Tanwir alias Baong.

REDELONG (MA) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bener Meriah mengalami defisit anggaran sebesar  Rp 39,8 miliar pada tahun 2024. Isu beredar tersebut tidak dibantah oleh Penjabat (Pj) Bupati setempat, Mohd Tanwier, Jum’at, (9/8).

Dijelaskannya, defisit itu terjadi karena pembiayaan anggaran pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 dibebankan kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK).

BACA JUGA...  Mahkamah Syar'iyah Jantho Gelar Compaign WBK di Pasar Lambaro

“Defisit bukan hanya terjadi di Kabupaten Bener Meriah saja, melainkan juga terjadi di hampir seluruh kabupaten/kota di Aceh. Karena anggaran Pilkada dibebankan ke APBK,” ungkap Mohd. Tanwir (Baong).

Diungkapkannya, bukan hanya kabupaten/kota, provinsi kalau tidak salah juga mengalami defisit. Jadi hampir semua daerah mengalami defisit. Hal ini terjadi karena anggaran Pilkada tidak disediakan oleh pusat.

BACA JUGA...  RSUD dr. H. Yuliddin Away Tapaktuan Punyai Alat Ini, Masyarakat Wajib Tau

Jadi, sebut Baong,  untuk mengatasi defisit tersebut akan dilakukan beberapa upaya pada anggaran tahun berikutnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset (BPKPA) Bener Meriah, Marwan, juga membenarkan kabupaten itu mengalami defisit anggaran sebesar Rp. 39,8 miliar, bukan 40 Milyar seperti isu yang beredar.

Anggaran senilai Rp 39,8 miliar tersebut digunakan untuk pembiayaan Pilkada, dengan rincian ke Komisi Independen Pemilihan (KIP) Bener Meriah diserahkan Rp 27 miliar, Panwaslih Rp 6 miliar, pengadaan baju Linmas untuk seluruh TPS Rp 1,8 milar dan pembiayaan persiapan Pilkada lainnya termasuk alat kerja dan mobiler Panwas Kecamatan hampir Rp 1 miliar.

BACA JUGA...  Hardikda Ke-63 di Aceh Utara Dipimpin Asisten I

Berita Terkait

APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman
Belanja Naik, APBK Aceh Tengah Defisit
Rizwan Husein: Kopi Jadi Kekuatan KDMP
Wagub Aceh Dek Fadh dan Ketua DPRA Bahas Perubahan UUPA
Ayah Wa Tunjuk Barona Raja sebagai Ketua Penanganan ODGJ Aceh Utara
Tarmizi: Tidak ada Satu Pun Masyarakat di Pasung 
Terkait Biaya Pesta Rakyat, Begini Kata Jubir Pemkab Aceh Utara 
Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 17:32 WIB

APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman

Senin, 14 September 2026 - 17:19 WIB

Belanja Naik, APBK Aceh Tengah Defisit

Senin, 14 September 2026 - 16:57 WIB

Rizwan Husein: Kopi Jadi Kekuatan KDMP

Senin, 14 September 2026 - 11:36 WIB

Ayah Wa Tunjuk Barona Raja sebagai Ketua Penanganan ODGJ Aceh Utara

Minggu, 13 September 2026 - 16:10 WIB

Tarmizi: Tidak ada Satu Pun Masyarakat di Pasung 

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman

Senin, 14 Sep 2026 - 17:32 WIB

Rapat pembahasan APBK di DPRK Aceh Tengah.

PEMERINTAHAN

Belanja Naik, APBK Aceh Tengah Defisit

Senin, 14 Sep 2026 - 17:19 WIB

Lepas sambut Kapolres Aceh Tengah.

RAGAM BERITA

Diiringi Pedang Pora, Taufiq Tinggalkan Gayo

Senin, 14 Sep 2026 - 17:05 WIB

Ketua Kopsen Baitul Qiradh Baburrayyan Rizwan Husein sedang sosialisasi cara Penguatan Jaringan Usaha bagi Koperasi Desa Merah Putih.

EKBIS

Rizwan Husein: Kopi Jadi Kekuatan KDMP

Senin, 14 Sep 2026 - 16:57 WIB

PERISTIWA

Kapolres Sabang Pimpin Pencarian WN Malaysia Hilang Menyelam

Senin, 14 Sep 2026 - 15:05 WIB