“Jadi kita patut bangga pada TNI, atas kerja keras dan pencapaian ini,” jelas Mentan.
Sinergi ini, jelasnya begitu penting karena membutuhkan tanggung jawab dan kerjasama saling bergandengan dari semua pihak, untuk menghadapi krisis pangan dunia, khususnya yang mengancam Indonesia.
Menurut Mentan, sekarang ini harus mengantisipasi mitigasi dampak El Nino yang terjadi saat ini melanda sektor pertanian.
“Saya sangat terkejut atas paparan Pak Danrem terkait sikap Kasad yang mampu mendeteksi komoditas apa saja yang dapat menyebabkan inflasi, yaitu beras, bawang merah dan cabai,” kata Amran.
Dikatakan Antan, sementara negara lain terjadi inflasi tak terkendalikan, seperti Argentina tembus 100 persen lebih. Kalau tidak salah Turki juga demikian dan negara lainya inflasinya 70 persen. Ini hasil diskusinya dengan Menteri Perdagangan, inflasi Indonesia dijaga pada posisi 2 sampai 2,5 persen.
Terkait hal ini, Amran menegaskan terjaganya inflasi dan terjamin ketersediaan pangan strategis dalam negeri berkat kerja sama semua pihak, terutama dukungan TNI dan Polri.
Menurut Amran, tidak ada pangan, tidak ada negara dan peradaban. Mati hidupnya negara, pertama ditentukan oleh pertanian. Jadi ini sangat vital, kalau pertanian bermasalah.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya















