Menjahit Kembali Nadi Aceh Tamiang Pascabanjir

Ketika jembatan rusak, kehidupan warga ikut terputus. Persoalan lain berada di jalur Bukit Seumadam.

Wilayah ini selama bertahun-tahun dikenal sebagai titik rawan kecelakaan, terutama bagi kendaraan bermuatan berat yang melintasi tanjakan curam.

Pemerintah berencana menurunkan elevasi jalan dan memperlebar sisi kanan jalur tersebut.

Langkah ini diharapkan dapat menekan angka kecelakaan yang kerap terjadi di kawasan tersebut.

BACA JUGA...  Cegah Korupsi, KPK Selenggarakan Penguatan Antikorupsi bagi Penyelenggara Negara

Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (Purn) Drs Armia Pahmi, MH, menyebut pemulihan infrastruktur sebagai bagian penting dari pemulihan ekonomi masyarakat.

Menurut dia, banjir telah memberi dampak besar terhadap aktivitas warga.

Karena itu, percepatan pembangunan menjadi kebutuhan mendesak

Armia mengatakan pemerintah daerah memberikan dukungan penuh terhadap program BPJN Aceh.

Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, menurut dia, menjadi faktor penentu agar proses rekonstruksi berjalan cepat dan tepat sasaran.

BACA JUGA...  Kata Kakanwil Aceh Kemenkumham RI, PPNS di Aceh Tamiang Harus Berkualitas

Di tengah proses pembangunan yang masih berlangsung, harapan masyarakat perlahan tumbuh.

Bagi para pedagang, jalan yang kembali mulus berarti distribusi barang lebih lancar.

Bagi petani, jembatan yang kembali berdiri berarti hasil panen dapat dibawa ke pasar tepat waktu.