Bagi masyarakat umum, drainase yang lebih baik berarti ancaman banjir berulang bisa ditekan.
Aceh Tamiang sedang menjahit kembali urat nadinya yang sempat putus akibat bencana.
Jalan, jembatan, dan drainase memang terlihat sebagai proyek fisik.
Namun di balik beton, aspal, dan baja itu, ada harapan besar tentang kehidupan yang kembali berjalan normal.
Dan bagi wilayah perbatasan seperti Aceh Tamiang, infrastruktur yang pulih bukan sekadar pembangunan [melainkan syarat utama untuk bangkit lebih kuat dari bencana]. [].




