Mengejawantahkan Kemiskinan, Dana Refocusing dan Komisi Rasuah di Aceh

Jumat, 6 Agustus 2021

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mengejawantahkan Kemiskinan, Dana Refocusing dan Komisi Rasuah di Aceh

Laporan | Syawaluddin

BANDA ACEH (MA) – Mengejawantahkan Kemiskinan, Dana Refocusing dan keberadaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Provinsi Aceh, begitu tema diakusi publik yang tayang di TVRI, Senin, 26 Juli 2021 lalu, mendapat tanggapan tajam dari Akademisi Universitas Abulyatama Aceh, Usman Lamreung; mengatakan bahwa Aceh tidak sedang dalam kondisi baik.

BACA JUGA...  Kunjungan ke Daerah, Ketua Satgas Jelaskan Tiga Tugas Utama Posko PPKM Mikro

Menurutnya kehadiran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jangan hanya berwisata ke Aceh. Setelah melakukan penyelidikan bulan yang lalu, tidak ada informasi tindak lanjut dari lembaga rasuah itu.

Pemerintah Aceh bungkam, komisi rasuah bergeming, masyarakat menanti hasil validasi tim KPK yang melakukan penyelidikan untuk di publis.

Hanya penantian panjang, bola salju itu tafaqur tak menggelinding, apakah belum cukup bukti, atau sebaliknya, lembaga korupsi yang sangat ditakuti di negeri ini tidak menemukan bukti apapapun dari hasil penyelidikan yang dilakulan beberapa waktu lalu?.

BACA JUGA...  8 Tahun Aceh Terima Dana Otsus, Tidak Membuat Aceh Lebih Baik.

Sebaliknya; kehadiran KPK di Aceh penting untuk menguak penyelewengan dana di Aceh. Kemiskinan terus terjadi karena perencanaan yang salah di Aceh.

“Indikasi korupsi terjadi dimana-dimana. Penyelidikan KPK memang butuh waktu. Tapi jangan juga KPK hanya berwisata ke Aceh. Tidak ada follow up tindak lanjut dari penyelidikan. Karena indikasi korupsi sudah mengerikan, masyarakat Aceh sudah menderita puluhan tahun.” Ujar Usman Lamreung yang juga aktifis sosial itu pada bincang singkat dengan mediaaceh.co.id, Jumat, 6 Agustus 2021 di Banda Aceh.

BACA JUGA...  MRI dan ACT Aceh Bagikan 100 Paket Iftar

Berita Terkait

Tarmizi Kumpulkan Pihak Perusahaan 
Pemprov Aceh Terima Catatan DPRA untuk Evaluasi APBA 2025
Ayah Wa Hapus Denda PBB 100 Persen
Kurdi Jadi Sekda Aceh Barat 
Ismik Salam: Pascabencana Belum 100 Persen Selesai, Mengapa IUP Tambang Berjalan Mulus?
Taufik Jadi Plt Sekda Aceh
Ayah Wa Ajak Masyarakat Aceh Utara Semarakkan Maulidur Rasul 12 Rabiul Awal 1448 H
Amzi JMY Pimpin TDA Jakarta Selatan 9.0

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:42 WIB

Tarmizi Kumpulkan Pihak Perusahaan 

Kamis, 27 Agustus 2026 - 02:43 WIB

Pemprov Aceh Terima Catatan DPRA untuk Evaluasi APBA 2025

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Ayah Wa Hapus Denda PBB 100 Persen

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:45 WIB

Kurdi Jadi Sekda Aceh Barat 

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:39 WIB

Ismik Salam: Pascabencana Belum 100 Persen Selesai, Mengapa IUP Tambang Berjalan Mulus?

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Jamah MTH Hadiri Milad Ke-13 dan Haul Ke-4 Alm Rizky Adiguna 

Kamis, 27 Agu 2026 - 21:50 WIB

PEMERINTAHAN

Tarmizi Kumpulkan Pihak Perusahaan 

Kamis, 27 Agu 2026 - 21:42 WIB