Banyak UMKM lokal khas Kota Sabang yang wajib menjadi oleh-oleh untuk dibawa pulang wisatawan. Contohnya seperti cokelat Sabang dan Cokinol, yang merupakan olahan cokelat produksi UMKM Sabang, dimana pengumpulan bahan bakunya diambil langsung dari petani kakao Sabang.
Tidak hanya kakao, meski dalam skala kecil Kota Sabang juga mengembangkan nilam, cengkeh, kelapa, pinang dan produk perkebunan lainnya.
Selain itu, dua varietas unggulan Pulau Weh, Salak Sabang dan Alpukat Ashifa Sabang juga telah resmi mendapatkan sertifikat Tanda Daftar Varietas Tanaman.
*Dongkrak Perekonomian Daerah Melalui Sektor Pariwisata*
Secara geografis, luas wilayah Sabang tidak begitu besar, namun memiliki potensi wisata paket lengkap. Di dukung bentang alam dan objek wisata unggul, Pulau Weh ini cukup terkenal dengan wisata alam bawah lautnya yang mendunia.
Sejak dilantik sebagai Pj Wali Kota Sabang, Reza Fahlevi langsung tancap gas menciptakan denyut pada sektor pariwisata di Kota Sabang. Dalam pertumbuhan ekonomi, Sabang fokus pada pengembangan sektor pariwisata. Bahkan ia menargetkan pariwisata harus mendongkrak perekonomian di tengah inflasi nasional.
Saat ini Pj Wali Kota Sabang fokus pada peningkatan kualitas daya tarik wisata, aksesibilitas dan juga kualitas amenitas. Hal ini dilakukan dengan peningkatan kapasitas SDM pariwisata, peningkatan sarana dan prasana, promosi wisata, peningkatan event serta pengembangan desa wisata.















