Masyarakat Pegasing Keluhkan Infrastruktur dan Respons Pemerintah dalam Musrenbang

Senin, 10 Februari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta Musrebang RKPD di kecamatan Pegasing.

Peserta Musrebang RKPD di kecamatan Pegasing.

TAKENGON (MA) Mukim Kecamatan Pegasing, Asri Sa’ban, menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur di wilayahnya untuk mendukung aktivitas pertanian dan pariwisata.

Ia mengusulkan agar pemerintah daerah mengalokasikan anggaran guna membangun akses jalan bagi masyarakat yang bersawah dan berkebun. Selain itu, Pegasing yang dikenal sebagai daerah penghasil nanas juga membutuhkan pembangunan tugu nanas sebagai ikon wisata.

BACA JUGA...  FORKOPMABIR, Aqsal: Desak Bupati Bireuen Segera Copot Kadinsos

“Aspek ini sudah tiga kali kami usulkan dalam Musrenbang, namun hingga kini belum mendapat tanggapan serius,” ujarnya dalam pertemuan Musrenbang yang dihadiri oleh anggota dewan, perwakilan OPD, Camat Pegasing, para Reje Kampung, serta operator kampung pada Senin (10/2).

Mantan Reje Kampung Gelelungi dua periode itu juga mengungkapkan kekecewaannya karena selama 17 kali mengikuti Musrenbang, usulannya tak pernah mendapat perhatian dari anggota dewan maupun OPD.

BACA JUGA...  Pemkab Bener Meriah Defisit 40 Milyar, Benarkah?

Ia berharap RKPD tidak sekadar menjadi acara seremonial tanpa tindak lanjut nyata.

Senada dengan itu, Ketua Forum Reje Kampung Kecamatan Pegasing meminta pemerintah daerah agar segera menyalakan lampu di sekitar Masjid Uning serta memasang rambu-rambu di jembatan guna mengurangi angka kecelakaan di pertigaan jalan tersebut.

Berita Terkait

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 
Ayah Wa: Mengakar pada Sejarah, Bertumbuh untuk Masa Depan
Puncak Milad Samudera Pasai ke-800, Apache13 Siap Semarakkan Malam Penutupan
Turun ke Lokasi PLTA Peusangan, Haili Yoga: Jangan Ada yang Merasa Dirugikan
Illiza Bersinar di PRIWOLA 2026
800 Tahun Samudera Pasai, Anak Yatim Tersenyum di Aceh Utara 
Dihadapan Plt Sekda Aceh, Mahasiswi USK  Sampaikan Kritik dan Masukan
Penegerian Poltas Didukung Tomas, Bupati Mirwan: Ini Prioritas Utama

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 19:50 WIB

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 

Jumat, 11 September 2026 - 23:39 WIB

Puncak Milad Samudera Pasai ke-800, Apache13 Siap Semarakkan Malam Penutupan

Jumat, 11 September 2026 - 19:54 WIB

Turun ke Lokasi PLTA Peusangan, Haili Yoga: Jangan Ada yang Merasa Dirugikan

Jumat, 11 September 2026 - 19:40 WIB

Illiza Bersinar di PRIWOLA 2026

Jumat, 11 September 2026 - 08:05 WIB

800 Tahun Samudera Pasai, Anak Yatim Tersenyum di Aceh Utara 

Berita Terbaru

Cover: Ilustrasi Eksplorasi dan Eksploitasi Migas.

TAJUK

Migas; Mencari Cadangan, Menghadapi Risiko

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:12 WIB

FEATURE

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:56 WIB

Anggota DPRK Asel Mistan Aulia (kanan) meninjau Irigasi Paya Dapur Kluet Timur bersama tim BPBD setempat, Jumat, (11/9/2026).(Poto/media eh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:50 WIB

RAGAM BERITA

Bursa Ketum PWI Sumut 2026 Memanas

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:42 WIB

OPINI

Dari Ruang Curhat

Sabtu, 12 Sep 2026 - 09:38 WIB