Muhammad Nazar juga dinilai sangat religius, memahami Aceh dan persoalannya secara mendalam termasuk kesejarahannya yang penuh dinamika, memiliki visi dan misi maupun program.
Ide dan gagasan pribadinya sendiri yang sangat tajam, mendalam, berkualitas dan filosofis.
“Dia tidak bergantung atau tidak tertindas dengan pikiran dan konsepsi pihak-pihak lain yang tidak pro pembangunan serta kemajuan Aceh,” kata deklarator.
Bahkan, Muhammad Nazar, adalah sosok pro kemajuan Aceh dan pembangunan, memiliki jaringan kuat di tingkat nasional dan internasional, sekaligus mengakar ke dalam diri rakyat Aceh sendiri sejak lama, beliau juga menguasai berbagai bahasa asing dan diplomasi sejak lama.
“Kami telah lama menunggu Tgk. H. Muhammad Nazar memimpin Aceh sebagai seorang gubernur karena dirinya memang pemimpin nyata yang memiliki berbagai kelebihan, muti talenta dan menjadi aset Aceh yang wajib diperankan,” kata mereka.
Dia juga seorang pejuang atau aktivis, seorang cendikiawan atau intelektual yang menguasai berbagai ilmu pengetahuan, seorang organisatoris dalam berbagai lembaga pemerintahan maupun non pemerintahan, sudah teruji dan berpengalaman, memiliki daya tahan sangat kuat dan pantang menyerah, seorang politisi ulung, ideologis, konsisten.(Maslow Kluet).















