Makmeugang Gubernur Aceh ke Abu Dhabi Rakyat Terlunta

Usman Lamreung; Pemerhati Pemerintahan, Aktifis Sosial dan Civitas Akademisi.

Akademisi Universitas Abulyatama (UNAYA) Aceh Besar tersebut mengeritisi perilaku Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, bersama orang-orang terdekatnya (para pembisik?) yang malah pergi ke Abu Dhabi pada Makmeugang, sehingga rakyat miskin pada hari meugang di Aceh terlunta-lunta.

Laporan | Syawaluddin

BANDA ACEH (MA) – Makmeugang (Hari Motong) jelang memasuki bulan Ramadhan, 30 Sya’ban 1442 Hijriyah lalu itu, Gubernur Pemerintah Aceh, Nova Iriansyah malah bertolak ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arabs, seakan menghindar dari rakyat Aceh di hari yang sakral bagi bangsa Aceh, buat rakyat terlunta.

BACA JUGA...  Banda Aceh Kota Tua yang Penuh Sejarah

Padahal 30 Sya’ban 1442 Hijriyah tersebut, sangat dinantikan seluruh rakyat Aceh menyambut bulan yang penuh dengan berkah, apalagi rakyat sangat antusias dihari meugang.

Sebab pada hari itu rakyat Aceh, mengkonsumsi daging sapi atau kerbau, sebagai tanda wujud syukur pada Allah. Begitu penegasan Pemerhati Pemerintahan, Civitas Akademisi dan Aktifis Sosial, Usman Lamreung pada mediaaceh.co.id, Rabu, 14 April 2021 di Banda Aceh.

BACA JUGA...  PKD Berhasil Padamkan Kebakaran Gudang Non Aktif Rantau Field

Dikatakan bahwa; Masyarakat Aceh pada Makmeugang tersebut berbondong-bondong mendatangi pasar guna membeli daging untuk dimasak dan dimakan bersama keluarga. Begitulah tradisi yang sudah melekat pada masyarakat Aceh sebagai sebagai warisan leluhur.