Listrik Sering Padam di Bulan Ramadhan, Sofyan Helmi Pertanyakan Komitmen PLN

Banda Aceh (ADC)- Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Sofyan Helmi, SE, mempertanyakan komitmen Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang tidak akan melakukan pemadaman listrik selama bulan suci ramadhan.

Namun pada kenyataannya, listrik di Banda Aceh dan sekitarnya masih juga terjadi pemadaman yang menyebabkan terganggunya kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah di bulan ramadhan ini.

“Seharusnya PLN dapat memberikan perhatian khusus kepada masyarakat di Banda Aceh dan sekitarnya, dengan tetap menjaga listrik tidak padam selama bulan puasa,” kata Sofyan Helmi, SE kepada media ini, Jum’at 10 Mei 2019.

BACA JUGA...  Regenerasi PWI: Saatnya yang Muda Berkarya, yang Tua Jadi Penasihat

“Kita mengakui, bahwa terjadinya pemadaman listrik ini, dikarenakan adanya kendala teknis secara tiba tiba. Namun karena terjadinya di bulan puasa, maka masyarakat menganggap hal ini sudah menjadi kebiasaan yang sering terjadi di bulan ramadhan,” ungkap Politisi Partai Amanat Nasional yang juga terpilih sebagai anggota legeslatif DPRK Banda Aceh periode 2019-2024, pada Pemilu 17 April 2019 lalu.

Selain itu, ia juga menyebutkan, dengan adanya komitmen dari PLN untuk dapat memastikan tidak ada pemadaman listrik, itu merupakan bentuk penghargaan terhadap umat Islam yang sedang menunaikan ibadah puasa.

BACA JUGA...  Gajah Liar Muncul di Pemukiman Warga Kecamatan Pintu Rime Gayo

Lanjut Sofyan menambahkan, seharusnya PLN sudah bisa menyediakan energi cadangan jika terjadi pemadaman. Baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja.

Sebenarnya masyarakat tidak mau tau, mau ada perawatan, kerusakan dan lainnya. Seharusnya PLN menyiapkan energi cadangan.

“Jadi apabila ada perawatan jaringan atau kerusakan selama bulan puasa ini, energi cadangan dapat dihidupakan.”

BACA JUGA...  Tanggapan Positif Atas Kunjungan Tiyong ke Dapil Lain

Untuk mewujudkan hal tersebut, kita meminta agar pihak PLN serius melayani kebutuhan masyarakat. “Tinggal lagi willing dan kesungguhan dari PLN saja untuk mewujudkan semua itu,” tutup Sofyan Helmi. (Ahmad Fadil)