Laskar Panglima Nanggroe percaya, keputusan yang diambil pada RUPS kali ini akan sangat berpengaruh terhadap arah dan masa depan Bank Aceh Syariah. Mereka menekankan agar lembaga perbankan kebanggaan masyarakat Aceh tersebut menjadi semakin transparan, akuntabel, serta memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan rakyat.
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) BAS yang digelar hari ini merupakan momentum penting dalam menentukan pemimpin baru. Seluruh pemegang saham hadir dalam agenda ini, dengan Gubernur Aceh bertindak sebagai pemegang saham pengendali.
“Ini langkah strategis untuk mendorong Bank Aceh Syariah lebih berkembang, serta berkontribusi besar dalam membangun ekonomi Aceh. Yang terpenting, prinsip syariah yang adil dan berkeadilan harus tetap dijunjung tinggi,” pungkas Sulaiman Manaf.(R)




