Kudeta Wali Nanggroe dan Panglima GAM Aceh Ala Syekhi

Rabu, 17 Maret 2021

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Perhelatan pemerintah jalanan pada tanggal 26 Desember 2021, tak dapat ditawar lagi, Syekhi dan pengikutnya sudah siap dengan konsekuensi yang muncul.

“Kita akan tetap menggelar aksi damai untuk meminta Malik Mahmud turun dari jabatan Wali Nanggroe Aceh. Tak terkecuali juga Muzakir Manaf bagian dari rencana ini,” tegas Syekhi pada mediaaceh.co.id. Rabu, 17 Maret 2021 di Banda Aceh.

BACA JUGA...  Mantan Senator Aceh Soroti Revisi UUPA, Sebut Aceh Terancam Alami “Penjajahan Ekonomi Gaya Baru”

Tak ada kamus mundur, untuk perhelatan pemerintah jalanan damai tersebut, mereka tetap melakukannya. Meski pro dan kontra dari gerakan yang mereka lakukan tersebut tetap ada.

“Tak ada posisi tawar untuk gerakan ini. Kita tetap akan melakukannya, untuk tujuan lebih baik bagi Aceh yang berkelanjutan,” begitu papar pendukung Jokowi-Makruf Amin di Pilpres 2019.

BACA JUGA...  Data Penyaluran Program CSR PEP Rantau Field harus Terbuka

Syekhi menilai dua sosok tersebut sudah tidak pantas di posisinya karena sudah menjatuhkan marwah dan martabat bangsa Aceh yang sangat religi apalagi tanah Aceh tanah Indatu para syuhada.

Malek Mahmud sebagai Wali Nengroe Aceh tidak lagi menjadi representasif masyarakat Aceh. Ia meminta Muzakir Manaf dan Malek Mahmud lebih baik mundur dari jabatannya.

BACA JUGA...  Di Sejumlah Daerah Lomba Tradisional Masih Mewarnai HUT RI

“Kita harapkan Wali Nenggroe bisa menjadi panutan masyarakat dan pemersatu rakyat Aceh bukan malah menjadi milik dan untuk kepentingan kelompok,” ujar Ketua Acehnese Australia Asosiasi (AAA) itu.

Berita Terkait

Ketua PWNU Jawa Barat Dukung Komjen Pol Karyoto Jadi Kapolri
Ayah Wa: Pers Harus Tetap Dekat dengan Rakyat demi Demokrasi yang Kuat
Terima Pemred Award 2026, Nasir Djamil: Pers Harus Kembali Menjadi Suara Rakyat
Empat Pengurus Forum Pimred Provinsi Resmi Dilantik di Malam Anugerah Pena Emas 2026
Pimred Award 2026 Digelar Sabtu Malam, Sejumlah Tokoh Aceh Jadi Penerima
BREAKING NEWS: Roy Suryo Menang Praperadilan, Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tak Sah di Kasus Ijazah Jokowi
67 Pemenang Pemred Award 2026 Akan Diserahkan di Yogyakarta 
Mantan Senator Aceh Soroti Revisi UUPA, Sebut Aceh Terancam Alami “Penjajahan Ekonomi Gaya Baru”

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:19 WIB

Ketua PWNU Jawa Barat Dukung Komjen Pol Karyoto Jadi Kapolri

Minggu, 19 Juli 2026 - 01:05 WIB

Ayah Wa: Pers Harus Tetap Dekat dengan Rakyat demi Demokrasi yang Kuat

Sabtu, 18 Juli 2026 - 23:40 WIB

Terima Pemred Award 2026, Nasir Djamil: Pers Harus Kembali Menjadi Suara Rakyat

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:10 WIB

Empat Pengurus Forum Pimred Provinsi Resmi Dilantik di Malam Anugerah Pena Emas 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:18 WIB

Pimred Award 2026 Digelar Sabtu Malam, Sejumlah Tokoh Aceh Jadi Penerima

Berita Terbaru

EKBIS

Gubernur Aceh Pimpin RUPSLB Bank Aceh

Kamis, 3 Sep 2026 - 20:03 WIB

FEATURE

Tiga Hari Yang Menguji Diri

Kamis, 3 Sep 2026 - 13:44 WIB

FEATURE

Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan

Kamis, 3 Sep 2026 - 10:34 WIB

PEMERINTAHAN

Musriadi: Pendidikan Aceh Tak Boleh Kehilangan Jati Diri

Kamis, 3 Sep 2026 - 09:17 WIB