Banda Aceh (ADC) – Anak-anak Kota Sabang, diakui kehebatannya pada laga Gala Siswa Indonesia (GSI) 2019, dimana dalam laga sepak bola SGI, Kamis 12 September 2019, di lapangan Sintetis Lhong Raya Banda Aceh, kesebelasan Kota Sabang berhasil mengusir Kota Langsa dengan Score 3-1.
Sejak awal pertandingan kedua kesebelaan bermain keras dan saling serang, bahkan kesebelasan anak-anak Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kota Sabang, harus menerima 2 kartu kuning dari wasit yang dipimpin Putra itu.
Tak lama kemudian penyerang kesebelasan anak “Pulau Wisata” ini melalui kaki kanan Hendrik, yang mengenakan baju bernomor punggung 16 berhasil membobolkan kawang kesebelasan Kota Langsa, sehingga kedudukan menjadi 1-0.
Namun, Score 1-0 tak bertahan lama setelah penyerang garis depan kesebelasan Kota Langsa, yang bernomor punggung 7 berhasil mengecohkan penjaga gawang Kota Sabang yang dijaga si berbadan gendut itu.
Beberapa saat kemudian, kesebelasan Kota Langsa yang mengawal lingkaran gawang mengganjal keras pemain depan Kota Sabang, sehingga wasit Putra menghadiahkan titik putih pinalti kepada kesebelasan Kota Sabang.
Kesempatan emas tersebut tidak disia-siakan pemain senior Rizieq Alkhwadifa Jalaluddin Zky, dengan bidikan manisnya Rizieq yang kerap disapa Meisi ini, merubah kedudukan menjadi 2-1 untuk Kota Sabang, score tersebut bertahan hingga turun minum.
Pada babak kedua Rizieq Alkhwadifa dan kawan-kawan, tidak lagi melayani permainan lawan dengan monoton, akan tetapi menunjukan keprofesionalnya dengan mengolah bola dari kaki ke kaki. Dengan bermain cantik penyerang kesebelasan Kota Sabang Rizieq Alkhwadifa, yang mengenakan nomor punggung 10 kembali membobolkan gawang Kota Langsa, hingga wasit tiup pluit panjang score 3-1, hasil tersebit membawa Kota Sabang memimpin klasemen sementara di goup B.
Pemerintah Aceh menggelar laga sepak bola SGI guna meningkatkan kecintaan dan apresiasi terhadap cabang olahraga sepak bola dan menumbuhkan jiwa sportifitas, kerja keras, disiplin, komunikatif, bersahabat dan menghargai prestasi serta rasa tanggungjawab.
Apalagi, Pemerintah Aceh menyediakan hadiah berupa piala, sertifikat dan uang tunai kepada juara I senilai RP 20 juta, juara II senilai Rp 15 juta, juara III senilai Rp 10 juta dan juara IV senilai 8 juta. Sedangkan untuk top scor, assist terbaik dan pemain terbaik juga diberikan hadiah piala, sertifikat dan uang tunai masing-masing senilai Rp 2 juta.(Jalal).





