Permintaan itu disampaikan langsung Ketua Komisi III DPRK Aceh Tamiang, Muslizar Zikri, dalam rapat evaluasi kinerja Dinkes Aceh Tamiang yang digelar di gedung parlemen daerah setempat, Kamis, 7 Mei 2026.
Rapat tersebut turut dihadiri sejumlah anggota Komisi III, yakni Sugiono Sukandar, Irwan Effendi, dan Aisyah Suci Amelia. Hadir pula Ketua DPRK Aceh Tamiang, Fadlon.
Dalam forum tersebut, Komisi III mempertanyakan sejumlah persoalan yang dinilai memerlukan perhatian serius, termasuk pola pengawasan terhadap Puskesmas dan Pustu, distribusi ambulans bantuan pemerintah pusat, hingga tata kelola internal di lingkungan Dinkes.
Muslizar Zikri menegaskan bahwa kepala dinas harus lebih fokus membenahi kualitas pelayanan kesehatan masyarakat dibanding membangun pencitraan di hadapan pimpinan daerah.
“Dinas Kesehatan membawahi seluruh Puskesmas dan Pustu di Aceh Tamiang. Kepala dinas harus turun langsung melihat persoalan di lapangan agar mengetahui kondisi riil pelayanan kesehatan masyarakat,” ujar Muslizar.
Ia menilai peningkatan kualitas layanan kesehatan seharusnya menjadi prioritas utama Dinkes, terutama di tingkat fasilitas kesehatan dasar yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Menurutnya, pola komunikasi dan koordinasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan di tingkat bawah perlu diperkuat agar berbagai persoalan dapat segera terdeteksi dan diselesaikan.




