Dalam pertemuan dengan Pj. Bupati Azmi tersebut, semua Tim Koalisi Masyarakat Sipil Aceh Singkil turut hadir dan memberikan masukan kepada Pj. Bupati. Mereka yang turut hadir antara lain, Razaliardi, Pardomuan Tumangger, Kabakasah alias Entak, Nurizal Kahpy Pohan, dan Aguswanda Manik.
Empat poin penting yang disampaikan Koalisi Masyarakat Sipil Aceh Singkil kepada Pj. Bupati tersebut adalah:
Pertama, penyerapan anggaran pemerintah yang menurut data per 30 Mei 2023 masih diangka 24,55%, sehingga pembangunan belum berjalan sebagaimana yang diharapkan. Harapannya di bawah pimpinan Drs. Azmi penyerapan anggaran yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tersebut dapat terealisasi setidaknya 60% pada triwulan ketiga ini.
Menurut Razaliardi, penyerapan anggaran ini akan mempercepat pelaksanaan pembangunan guna menyerap lapangan kerja, dan sekaligus pula menekan angka inflasi di daerah ini.
Kedua, KMS memberi catatan kepada Pj. Bupati bahwa selama kepemimpinan Pj. Bupati Marthunis terdapat beberapa pejabat yang merangkap jabatan pada SKPK. Untuk itu, mereka menyarankan kepada Pj. Bupati Azmi agar segera menghapus rangkap jabatan yang tersebut, termasuk jabatan Plt Kepala Dinas Pendidikan yang dirangkap oleh Asisten Satu Junaidi.




