Selain program diversifikasi pertanian, Bardan menggaris bawahi pentingnya pembentukan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) di Aceh Tengah untuk mengatasi permasalahan narkoba di daerah tersebut.
“Program ini telah mendapat apresiasi dari Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP). Keberadaan BNK di tingkat kabupaten tipe B, seperti Aceh Tengah, akan memperkuat upaya kita dalam memerangi penyalahgunaan narkoba,” ungkapnya.
Sebagai satu-satunya pasangan calon yang mendukung pendirian BNK, Bardan menyebutkan bahwa upaya ini penting untuk memberantas penyalahgunaan narkoba di wilayah Aceh Tengah.
“Data yang kami peroleh menunjukkan bahwa kepolisian telah berhasil menemukan beberapa ladang ganja di wilayah ini, dan kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kinerja kepolisian. Kami juga aktif berpartisipasi dalam pemusnahan barang bukti yang ditemukan,” kata Bardan.
Ia berharap, upaya diversifikasi pertanian dan pembentukan BNK ini dapat menjadi solusi jangka panjang dalam mengurangi praktik penanaman ganja dan meningkatkan perekonomian masyarakat di Aceh Tengah secara keseluruhan.
Sebelumnya, sejumlah aktivis dan pemuda di Aceh Tengah menyoroti persoalan calon Bupati nomor urut 1 Bapak Bardan Sahidi menyatakan masyarakat pinggiran Aceh Tengah kerap melakukan kegiatan penanaman Ganja.




