“Saya tidak bisa berkata apa-apa, pasrah, tawaqal dan berusaha. Agar ada tangan-tangan Malaikat yang membawa pulang anak saya. Kalau berharap dari saya, saya hanya seorang yang bekerja sebagai karyawan bongkar muat barang, rasanya tak mungkin,” jelas Pak Uban [begitu sapaan akrab Nazaruddin].
Nazar minta kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, terutama kepada Bupati Mursil, SH, MKN. Sudi kiranya mengambil langkah-langkah untuk pemulangan anaknya.
Menurut Nazar, Bupati punya polyce untuk kebijakan pemulangan anaknya. “Ya pak Bupati Mursil-kan punya polyce untuk itu, saya yakin pak Bupati mampu memulangkan anak saya, melalui kebijakan yang diambil,” pinta Nazar.
Lalu tak hanya Bupati saja yang Nazar minta tolong, kepada Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang juga menjadi tempat tumpuan harapannya untuk memulangkan anaknya. [Syawaluddin].

![Lina [nama samaran] TKI asal Aceh Tamiang](https://mediaaceh.co.id/wp-content/uploads/2022/08/IMG_20220822_133649.jpg)


