Ketua KPA Wilayah Simeulue Ajak Masyarakat Dukung Mualem-Dek Fad 

Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Simeulue, Tgk. Ramlansyah.

Menurutnya, jika seluruh poin dalam MoU Helsinki dapat terwujud sepenuhnya, Aceh akan kembali berjaya. Salah satu poin penting yang disoroti adalah pelaksanaan syariat Islam dan pembagian hasil sumber daya alam antara Aceh dan pemerintah pusat (70%-30%) yang hingga kini belum maksimal.

Mengajak Masyarakat Aceh Bersatu

Lebih lanjut, Tgk. Ramlansyah menyerukan kepada seluruh masyarakat Aceh untuk mengesampingkan ego politik dan kepentingan pribadi demi kemajuan bersama. “Kita harus membuang ego politik dan kepentingan pribadi dari para tokoh politik yang ada di Aceh saat ini. Jika masih ada pandangan negatif terhadap Mualem, mari kita satukan tekad dan fokus pada satu pilihan, yaitu memenangkan Mualem sebagai Gubernur Aceh 2024-2029,” tegasnya.

BACA JUGA...  Gubernur Aceh Muzakir Manaf Lantik Ayah Wa - Panyang Sebagai Bupati Aceh Utara

Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat Aceh, meskipun terdiri dari berbagai suku dan bahasa seperti Simeulue, Gayo, Aceh Singkil, Bener Meriah, Subulussalam, dan daerah lainnya, tetaplah bersaudara dalam iman dan bangsa.

Himbauan Kepada Ulama

Tgk. Ramlansyah juga menghimbau para ulama, khususnya di Simeulue dan umumnya di seluruh Aceh, untuk berada di garis depan dalam mendukung dan menyukseskan Mualem-Dek Fad. “Jika ulama kita berada di garis depan, Insha Allah, seluruh masyarakat Aceh akan bersatu tanpa perbedaan pandangan politik, dan dengan suara serta tujuan yang satu, kita akan berbondong-bondong menyukseskan Mualem-Dek Fad,” ucapnya.