Bireuen, (MA) – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten ( DPRK ) Bireuen dan beberapa anggotanya melakukan tinjauan ke jalan utama Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, Jum’at ( 11/10 ).
Maksud dari tinjauan tersebut untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat, dikarenakan jalan menuju ke ibu kota Kecamatan Makmur tersebut sudah rusak parah dan banyak badan jalan berlobang, hingga kini belum ada tanda-tanda akan diperbaiki oleh pemerintah setempat.
Ketua DPRK Bireuen Rusyidi Mukhtar,S.Sos dan didampingi oleh anggotanya mengatakan bahwa kedatangan kita selaku Pimpinan DPRK dan didukung oleh anggota DPRK Bireuen adalah untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat selama ini terkait jalan rusak yang ada di Kecamatan Makmur.
“Memang benar, saat kita kunjungi dan melihat kondisi kerusakan jalan utama Kecamatan Makmur, tentu sangat memprihatinkan,” ujar Rusyidi ketua DPRK Bireuen.
Dikatakan, Setelah kita pulang dari kunjungan kerja ini, Insya Allah nanti akan kita koordinasi dengan dinas terkait yaitu PUPR Bireuen, dalam menindaklanjuti secara bersama terkait pembangunan jalan tersebut, kita harapkan pada tahun anggaran APBK Murni 2020 dapat dialokasikan anggaran untuk jalan tersebut.
“Ini akan kita proritaskan untuk pembangunan jalan ke ibu kota Kecamatan Makmur,” ucapnya.
sumber dana pembangunannya, sesuai kebutuhan dan permitaan masyarakat Makmur segeralah dituntaskan dan diprioritaskan.
Kami anggota DPRK Bireuen tunjuannya kelapangan adalah untuk melihat secara langsung apa yang disampaikan oleh masyarakat ke kami, kata Rusyidi dan di dampingi oleh anggota DPRK lainnya.
Lanjutnya, ini kebutuhan masyarakat banyak, tentu semua kegiatan nantinya segera akan ditangani, kalau tidak tertampung di APBK Bireuen, nanti kita bisa mengusulkan dari sumber anggaran lain atau Dana Otsus Aceh jatah alokasi untuk daerah Bireuen, sebut Ketua DPRK Bireuen ini.
“Inilah tugas kami untuk menjembatani pembangunan yang benar-benar sangat dibutuhkan masyarakat dan nanti kita akan panggil juga anggota DPRK dari daerah pemilihan disini,” ujarnya lagi.
Dan kita juga kedepan mengharapkan ada anggaran untuk perawatan jalan yang ada di Kabupaten ini secara bertahap dan berkelanjutan, katanya lagi.
Alhamdulillah telah, kita telah menyediakan mata Anggaran prioritas sebagai sumber dana perbaikan jalan ini dan sudah dibahas serta akan ditangani dengan dana Otsus tahun 2020, imbuhnya.
Sementara itu Camat Kecamatan Makmur Azmi,S.Ag saat dikonfirmasi oleh media dihadapan rombongan DPRK Bireuen mengatakan bahwa selama ini masyarakat sangat sulit melintasi jalan utama ini, karena kerusakan jalan satu satunya sebagai akses lalulintas perekonomian masyarakat, mulai dari Simpang Leubu sampai pusat kecamatan ibu kota Makmur atau dari Ule Gle.
Dikatakan, luasnya jalan sepanjang 7,5 Km. Dampak jalan rusak berlubang tentu sangat menghambat aktifitas perekonomian masyarakat disini, begitu juga berbagai jenis kenderaan bermotor maupun mobil saat melintas harus hati-hati, lebih – lebih lagi mobil ambulan yang membawa warga sakit ke Rumah Sakit Pemerintahan dan Swasta yang ada di Bireuen.
Harapan kita disini pada tahun anggaran pembangunan 2020 nanti bisa dimaksukkan dalam skala prioritaskan, semoga jalan akses utama Makmur ini diperbaiki dengan tuntas secara cepat, harap Camat Makmur, Azmi.
Ketua DPRK Bireuen Rusyidi Mukhtar,S.Sos menambahkan lagi dimana kebutuhan pembangunan jalan rusak, tebing sungai yang abrasi, jembatan rangka baju untuk mengganti jembatan gantung di Simpang Mulia Juli.
“Hal ini akan kami sampaikan kepada anggota DPRA Dapil Bireuen, anggota DPR RI asal Bireuen disaat sidang paripurna dan di HUT Bireuen yang ke 20 nantinya,” pungkas Rusyidi.( Iqbal ).





