Ketua DPRK Bireuen Bersama Anggotanya Kunker Ke Daerah Pemilihan V

Kamis, 24 Oktober 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen, (MA) – Pasca pengambilan sumpah jabatan Pimpinan DPRK Bireuen Definitif dua hari yang lalu, Ketua Rusyidi Mukhtar S.Sos bersama puluhan Anggota DPRK terpilh periode 2019- 2024 giat melakukan Kunjungan Kerja (Kunker), ke beberapa daerah di Bireuen, Rabu ( 23/10 ).

Kujungan tersebut yang didatangi oleh Legislatif Bireuen itu di tiga Kecamatan diantaranya Peudada, Plimbang, dan Jeunieb.

Ketua DPRK Bireuen Rusyidi Mukhtar,S.Sos kepada media Atjehdayli.id rilisnya yang kirim melalui WhatsApp ( WA ), Kamis ( 24/10 ) menyampaikan kunker yang kita laksanakan ini berdasarkan informasi yang kita terima terkait persoalan – persoalan yang dialami oleh masyarakat yang ada di tiga kecamatan tersebut diantaranya Jalan Rusak, jembatan, dan ada beberapa item lainnya.

Dikatakan, jalan yang rusak terdapat di gampong Matang Kule Plimbang, jalan tersebut rusak parah akibat sering berlalulalang mobil pengangkut batu gunung dan mobil pengangkut sawit, kunker legislatif Bireuen juga turun ke jembatan gantung yang rusak di gampong Alue Lamsaba.

BACA JUGA...  Pemkab Aceh Utara Gelar Rapat Bersama Mukim dan Geuchik Terkait DI Krueng Pase 

“Insyaallah kedua item tersebut kita prioritaskan,” ucap Rusyidi.

Pantau media, anggota kunker dewan perwakilan rakyat terus bergerak ke gampong Garap Kecamatan Plimbang dan mereka melihat kondisi badan jalan yang sudah hancur dan berlubang.

Selanjutnya, tim kunker yang terdiri dari ketua dan anggota dewan Bireuen sempat mengunjungi pembangunan irigasi yang sedang dalam pelaksanaan pengerjaan.

Beberapa jam kemudian Tim dan Rombongan DPRK Bireuen terus begerak ke gampong Teupin Panah, kecamatan yang sama untuk meninjau Jembatan Gantung penghubung dua Kecamatan yaitu Plimbang dan Jeunieb.

Jembatan tersebut merupakan Alternatif bagi masyarakat kedua kecamatan dan kondisinya sangat memprihatikan, kondisi fisik akses jebatan itu telah rapuh dan keropos di makan usia.

Agenda terakhir tim kunker turun ke masyarakat di Dapil 5 Bireuen meninjau Jembatan Gantung di Gampong Menasah Krueng Via Arabungong dan tim sempat mengunjungi dan melihat langsung kondisi pembangunan Irigasi Aneuk Gajah Rheot, terletak di Desa Lawang kecamatan Peudada yang terlantarnya.

BACA JUGA...  Ilham Pangestu: 40 Persen Kita Bangun Aceh Utara dengan Pokir 

“Masih banyak persoalan, terkait terlantarnya pembangunan irigasi Aneuk Gajah Rheot yang terletak di gampong Lawang, diantaranya pembebasan lahan yang belum disikapi oleh pemerintah setempat hingga persoalan dari rekanan,” sebut masyarakat di depan tim kunker DPRK Bireuen.

Berdasarkan informasi yang diperoleh media ini pada sumber yang layak dipercaya, beberapa bulan yang lalu sebelumnya, bahwa sumber anggaran pembangunan kelanjutan Saluran Irigasi Aneuk Gajah Rhoet Peudada akan diprioritaskan untuk dilanjutkan tahapan pembangunannya pada anggaran otsus APBA 2019 – 2020 melalui Dinas terkait Pemerintah Aceh.

Dikatakan sumber media ini, Hingga kini diduga proyek saluran Irigasi Aneuk Gajah Rhoet banyak kendala, masyarakat mengharapkan ada kelanjutan kegiatan irigasi tersebut di tahun anggaran yang akan datang.

Saat kunker anggota legislatif Bireuen di beberapa tempat yang ada di Kabupaten Bireuen turut didampingi oleh tokoh masyarakat, Keuchik, dan masyarakat.

BACA JUGA...  Ini Tanggapan Kadis DLHK Aceh Terhadap Kritik Forbina

Tim kunker dipimpin Ketua DPRK Bireuen Rusyidi Mukhtar,S.Sos, Wakil Ketua Syauqi Putaqi, S.Fil.I, Tgk Amriadi, M.Nasir (Waled), Salwa Hanum, Rosmani, Muddasir, Jasman SE, Tgk Razali Nurdin, Taufik Ridha ST, Ir.Zainal Abidin,Faisal Hasballah SE.MSM, Sufyannur,Sayuti,Muslem Abdullah,Iskandar Is.S.Pd.MH,Amartana Pusri, Surya Yunus dan Muhammad Amin.

Rusyidi Mukhtar, S.Sos, selaku ketua menambahkan lagi Insyaallah dalam waktu dekat ini setelah kita mendata dan mencatat semua keluhan maupun permasalahan pembangunan yang segera diprioritaskan, serta permasalahan terlantarnya pembangunan Irigasi Aneuk Gajah Rhoet Peudada, baik terkait kendala pembebasan tanah. Setelah seluruh jadwal tahapan agenda Kunker DPRK Bireuen pada Dapil masing masing.

“Tentu kita akan buat rapat kerja bersama Bupati Bireuen, Dinas terkait serta melakukan koordinasi dengan pihak Pemerintah Aceh, Dinas terkait, SKPA Provinsi Aceh maupun dengan panitia pembebasan tanah.” Tutup Rusyidi Mukhtar S.Sos. ( Iqbal ).

Berita Terkait

Bank Aceh Syariah Raih KEJAR Award OJK 2026
Tarmizi Kumpulkan Pihak Perusahaan 
Pemprov Aceh Terima Catatan DPRA untuk Evaluasi APBA 2025
Ayah Wa Hapus Denda PBB 100 Persen
Kurdi Jadi Sekda Aceh Barat 
Ismik Salam: Pascabencana Belum 100 Persen Selesai, Mengapa IUP Tambang Berjalan Mulus?
Taufik Jadi Plt Sekda Aceh
Ayah Wa Ajak Masyarakat Aceh Utara Semarakkan Maulidur Rasul 12 Rabiul Awal 1448 H

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:22 WIB

Bank Aceh Syariah Raih KEJAR Award OJK 2026

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:42 WIB

Tarmizi Kumpulkan Pihak Perusahaan 

Kamis, 27 Agustus 2026 - 02:43 WIB

Pemprov Aceh Terima Catatan DPRA untuk Evaluasi APBA 2025

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Ayah Wa Hapus Denda PBB 100 Persen

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:45 WIB

Kurdi Jadi Sekda Aceh Barat 

Berita Terbaru

Foto bersama penguji, peserta dan panitia usai acara penutupan UKW SPS Aceh-PR, Sabtu, 29 Agustus 2026

PENDIDIKAN

Dewan Kota Kasih Hadiah, Kelulusan UKW-PR Capai 82 Persen 

Minggu, 30 Agu 2026 - 00:58 WIB

KESEHATAN

PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta

Sabtu, 29 Agu 2026 - 14:37 WIB

EKBIS

Bank Aceh Syariah Raih KEJAR Award OJK 2026

Sabtu, 29 Agu 2026 - 14:22 WIB