Kepala DPMG Abes : Di Gampong Banyak Yang Bermain, Kiban Cara Beuabeh Peng

Pelaksanaan rapat pengkajian Prioritas penggunaan belanja Anggaran Dana Gampong(ADG) Foto : Mukhlisin

Kota Jantho (ADC) – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong(DPMG) Aceh Besar, Bahrul Jamil SSos MSi saat pelaksanaan rapat bersama sejumlah staf dan tamu dari tim ahli dibawah naungan DPMG mengenai prioritas penggunaan Anggaran Dana Gampong(ADG), Ia menyinggung banyak hal terkait proses kerja aparatur di Gampong (red-Desa) yang tak sesuai Standard Operasi Pemerintahan(SOP), Di balai pertemuan kantor DPMG Aceh Besar, Jln. T. Bachtiar Panglima Polem, SH. Kota Jantho pada Jumat 6 September 2019.

BACA JUGA...  Ingin Pilkada Bersih, P3B: Kandidat Juga Harus Bersih

Dalam rapat penggodokan prioritas penggunaan ADG beragam usulan dari staf dan tim ahli disampaikan kepada Kepala DPMG Bahrul Jamil, Ia menampung semua pendapat itu dan katanya akan mengkaji kembali untuk dapat diusulkan menjadi ketetapan pelaksanaan di Gampong dalam wilayah kabupaten Aceh Besar.

Bahrul Jamil menyampaikan beberapa contoh proses program kerja yang dijalankan sesuai berdasarkan rancangan anggaran belanja(RAB), dimisalkannya pembangunan kantor Keuchik, maksimal biaya yang diberikan berkisar Rp. 180.000.000, dengan prediksi yang sudah akurat dapat sampai selesai jadi kantor keuchik siap pakai.

BACA JUGA...  Akses Menuju Makam Tengku Bener Meriah Diperbaiki

Ia melanjutkan, Namun apabila RAB yang diajukan dengan pagu yang lebih kecil, bisa jadi itu perkiraan dari Gampong sesuai kebutuhan pembangunan, asalkan tidak melebihi ketentuan maksimal yang diberikan sudah ditentukan, “sebab bukan tidak ada, digampong juga banyak yang bermain, kiban cara peuabeh peng(bagaimana menghabiskan uang), Ia meyakinkan ada perilaku itu di aparatur Gampong, kiban cara peng nyan beujeut meucok (bagaimana caranya uang itu harus bisa diambil)”, Ujar Bahrul Jamil.