Kenang Misriadi Disaat Peringati HUT RI, Kabag Humas: Kita Gelar Dibeberapa Titik

H. Misriadi Alias Adijan, tokoh Masyarakat sekaligus Salah Satu Pendiri Kabupaten Bener Meriah.

BENER MERIAH (MA) Bagi masyarakat Indonesia khususnya Daerah Dataran tinggi Gayo, Aceh, khusus Bener Meriah, sudah pernah diuji kecintaannya terhadap bangsa dan negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dimana saat itu tidak ada gunanya harta dan jabatan seseorang terkecuali harus berserah diri kepada Allah SWT, di masa  Aceh dalam kondisi konflik.

Hal itu digambarkan oleh seorang anak bangsa H. Misriadi alias Adijan salah satu orang yang berpengaruh di Gayo Lut khususnya Bener Meriah (Eks Wilayah Aceh Tengah) tepatnya wilayah kecamatan Bandar.

“Jika, kita pernah berada di tengah-tengah suasana saat itu, sedih rasanya bila kita tidak mengenang sejarah Negara Republik Indonesia, yang kita peringati hanya sekali dalam setahun,” kenang H. Misriadi alias Adijan yang juga pernah duduk di DPRK Bener Meriah selama dua periode dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).

Upacara Proklamasi 17 Agustus, kembali mengenang jasa-jasa para pahlawan, menelusuri sejarah panjang yang tidak bisa diulang, menumbuhkan semangat rasa kebangsaan dan patriotisme serta melatih hidup disiplin supaya tidak terjebak ke lubang yang sama (dijajah). “Diharapkan kepada kita dapat mengisi hasil perjuangan mereka dengan pembangunan di segenap kehidupan berbangsa dan bernegara,” papar tokoh Pembela Tanah Air (PETA) itu.

BACA JUGA...  Ketua DPRA Walk Out Seminar Uji Publik Rancangan UU Revisi UUPA

“Kepada generasi penerus bangsa isilah kemerdekaan ini dengan penuh tanggung jawab, karena Indonesia masih berdiri saat ini, karena kita masih punya naluri kecintaan untuk bersatu padu tentunya kearah peradaban bangsa yang maju, sejahtera terbebas dari rasa ketidak adilan, Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN), semoga dengan peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2023 ini. Indonesia bisa maju, bisa sejahtera, khusus Kabupaten Bener Meriah,” ungkapnya.

Lanjutnya, “Kita sangat heran, kenapa di daerah yang pada saat ini, situasi keamanan kondusif dan terkendali, toh upacara Pengibaran Bendera 17 Agustusan, masih ada yang kurang peduli, bukankah saat ini, tidak ada lagi wabah pandemi, tidak ada lagi yang dikhawatirkan kenapa, apakah dalam jiwa kita sudah berkurang rasa cinta tanah air dan bangsa, sementara di era konflik kita berbondong – bondong menghadiri acara tersebut walau dalam keadaan was- was, toh itupun bisa dilaksanakan,” sebut Adijan.

BACA JUGA...  Danlanal Simeulue Berkunjung ke Aceh Selatan

H. Misriadi alias Adijan mengajak, Mari bersama-sama menggaungkan semangat untuk ikut menghadiri upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di HUT Ke-78 Negara Kesatuan Republik Indonesia kali ini, di masing-masing ibukota kecamatan, “momentum itulah kita berkesempatan untuk mengenang serta mendoakan para pahlawan bangsa yang telah gugur di medan perang, semata-mata mereka berjuang melepaskan bangsa ini dari belenggu penjajah, untuk generasi penerusnya,” ungkap H. Misriadi.

Terutama, katanya, bagi generasi muda, sing-singkan lengan bajumu, bila ada yang merong- rong bangsa dan negara mu, jangan hidup cengeng selalu mencontoh negara lain, apalagi hidup sekarang tanpa sekat batas, ingatlah kalian hidup di Negara Republik Indonesia, yang berbudaya, beradab dengan tata krama yang sopan, santun dalam berkata- kata, “jangan tiru gaya asing karena itu bukan kita punya, manfaatkan kecanggihan teknologi untuk hidup yang lebih baik, camkan nilai- nilai persatuan dan Kesatuan, jangan lupakan sejarah bangsa ini, karena mereka kita ada dalam kehidupan yang berdaulat, sekali merdeka tetap merdeka, dirgahayu NKRI ke 78, semoga tetap jaya dan sentosa,” tutupnya.

BACA JUGA...  Riga Wantona, Minta Pj Gubernur Tinjau BMCC yang Terbengkalai

Sementara itu, Kabag Humas dan Protokoler Bener Meriah Ruslan, saat dikonfirmasi tentang pelaksanaan Upacara 17 Agustus 2023 kali ini mengatakan kabupaten Bener Meriah akan menggelar upacara dibeberapa titik. Upacara pengibaran bendera Merah Putih di HUT Ke-78 NKRI akan dipusatkan di Lapangan Halaman Masjid Babussalam Simpang Tiga, Redelong yang melibatkan tiga kecamatan, diantaranya kecamatan Bukit, Wih Pesam, dan Bandar.

Sedangkan untuk kecamatan Pintu Rime Gayo akan dilangsungkan di Tugu Radio Rimba Raya, Kecamatan Timang Gajah dilampahan, dan Kecamatan Gajah Putih di ibukota kecamatan, begitu juga untuk Kecamatan Permata dan Bener Khalifah diadakan di Permata, sementara untuk kecamatan Syiah Utama dan Mesidah di masing-masing ibu kota kecamatan, ungkap Kabag Humas. (AR).