Subulussalam (ADC) Sekolah Dasar (SD) Negeri Kuala Kepeng, Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam, Provinsi Aceh diminta untuk digabungkan (regrouping). Pasalnya, sekolah tersebut kekurangan siswa dengan biaya operasional yang cukup tinggi.
Permintaan pengabungan sekolah tersebut disampaikan, Kepala Sekolah (Kepsek) SD Negeri Kuala Kepeng, Burhanuddin kepada awak media. Rabu 4 September 2019. Menurutnya, sekolah yang dia pimpin tersebut sudah selayaknya digabungkan ke sekolah lain.
“Sekolah kita ini sudah sangat kekurangan guru dengan jumlah siswa keseluruhannya hanya 48 murid dengan biaya operasional yang tinggi jelas ini tidak mampu untuk beban pertanggung jawaban saya,” kata Burhanuddin.
Dirincikan Burhanuddin, saat SD Negeri Kuala Kepeng menerima biaya BOS sebesar Rp9.600.00 sedangkan biaya operasional lebih tinggi. “Kita memiliki guru PNS 4 orang, guru kontrak dan guru honor masing-masing 2 orang,” paparnya.
Pada kesempatan itu, Burhanuddin juga menyesalkan SD Kuala Kepeng, Kecamatan Rundeng tidak masuk Ke daerah terpencir. “Jika kita lihat SD ini layak masuk ke daerah terpencil, tapi ini tidak, kita tidak tau kenapa,” pungkasnya.(BM).




