Kekejaman Militer Israel di Palestina: Kejahatan Perang Luar Biasa

Senin, 17 Februari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pembantaian massal dilakukan oleh Zionis Israel terhadap bangsa Palestina. Foto: Tempo.co

Pembantaian massal dilakukan oleh Zionis Israel terhadap bangsa Palestina. Foto: Tempo.co

JAKARTA (MA)-Kekejaman militer Israel terhadap rakyat Palestina telah berlangsung selama beberapa dekade dan terus berlanjut hingga saat ini. Berikut penelusuran redaksi mediaaceh.co.id, Senin, 17 Februari 2025 dari beragam sumber.

Serangan brutal, pembunuhan massal, pengusiran paksa, dan blokade ekonomi menjadi bagian dari kebijakan sistematis yang dijalankan oleh Israel terhadap warga Palestina. Berbagai organisasi hak asasi manusia, termasuk Amnesty International dan Human Rights Watch, telah berulang kali mengecam tindakan militer Israel sebagai pelanggaran hukum internasional dan kejahatan perang. Artikel ini akan mengupas lebih dalam kekejaman militer Israel dan dampaknya terhadap rakyat Palestina.

BACA JUGA...  Soal Kampung Pelangi, Ini Penjelasan Dandim Sabang

Sejak berdirinya Israel pada tahun 1948, konflik dengan Palestina terus berkecamuk. Peristiwa Nakba (“malapetaka”) menjadi awal dari penderitaan panjang rakyat Palestina, di mana lebih dari 700.000 warga Palestina diusir dari tanah mereka. Setelah Perang Enam Hari pada tahun 1967, Israel mencaplok Tepi Barat, Jalur Gaza, dan Yerusalem Timur, memperkuat cengkeraman atas wilayah Palestina.

BACA JUGA...  Pangdam IM Sambut kedatangan Satgasops Tinombala 

Kebijakan pendudukan ini berlanjut hingga saat ini, dengan pembangunan pemukiman ilegal di Tepi Barat dan perampasan tanah milik warga Palestina. Militer Israel menggunakan kekuatan brutal untuk menekan perlawanan Palestina, termasuk serangan udara ke wilayah sipil, penangkapan sewenang-wenang, dan blokade yang menyebabkan penderitaan luas.

Kejahatan Perang dan Pelanggaran HAM

Berita Terkait

Pulang Ke Pidie Jaya, Danrem Hadiri Maulid Raya
Tim Itdam IM Periksa Pekerjaan  Jembatan Aramco di Aceh Selatan
Pangdam IM Dorong Pemberdayaan Ekonomi Desa
Dua Putra Aceh Pimpin Jabatan Strategis Kodam Iskandar Muda
TNI Bangun Jembatan di Gampong Lawe Buluh Didi
TNI Bangun Jembatan Beton di Aceh Selatan 
TNI AL dan Mubadala Energy Hadir untuk Warga
HUT ke-81 TNI, Warga Terima Bantuan

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Pulang Ke Pidie Jaya, Danrem Hadiri Maulid Raya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Tim Itdam IM Periksa Pekerjaan  Jembatan Aramco di Aceh Selatan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:08 WIB

Pangdam IM Dorong Pemberdayaan Ekonomi Desa

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Dua Putra Aceh Pimpin Jabatan Strategis Kodam Iskandar Muda

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:20 WIB

TNI Bangun Jembatan di Gampong Lawe Buluh Didi

Berita Terbaru

Bupati Aceh Utara Ayah Wa saat terima pompa air foto bersama dengan Mendagri Tito Karnavian, Selasa (3/11).

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Dampingi Mendagri dan Terima Pompa Air

Rabu, 4 Nov 2026 - 07:54 WIB