LANGSA, (MA) | Kehadiran Inspektur Jenderal (Irjen) Bidang Pendidikan Tinggi, Pusat. Thomas Pentury, bukan untuk ditakuti atau dikawatirkan.
Wakil Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa, Dr H Mohammad Nasir, MA mengatakan, kehadiran seorang Dirjen ke Perguruan Tinggi bukan harus ditakuti dan was was. Sebaliknya suatu penghormatan dan kebahagiaan, ternyata pusat sangat perhatian terhadap IAIN Langsa.
“Hadirnya Irjen sebuah kebahagiaan bukan menjadi ketakutan,” ujar Mohammad, saat memberikan sambutan pada rapat sosialisasi audit kinerja berbasis tugas dan fungsi yang dilaksanakan di ruang rapat Rektor, Rabu (22/01/2020).
Menurutnya, kehadiran Irjen sebagai audit internal di Kementerian Agama dapat memberikan pencerahan dan pembenaran dalam melaksanakan kinerja di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa.
Untuk itu, Nasir meminta agar dokumen penting dan laporan kegiatan wajib disiapkan dan dilengkapi dengan baik, sehingga hasil audit Irjen menjadi baik dengan harapan trust masyarakat kepada IAIN Langsa terus meningkat.
“Kita sebagai aktor harus mempersiapkan langkah -langkah sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing. Semoga dengan semangat kebersamaan ini kita dapat seiring melangkah untuk memajukan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa,” katanya.




