Mayoritas warga yang datang adalah kelompok rentan, seperti anak-anak dan lanjut usia, yang masih merasakan dampak kesehatan pasca banjir.
Komandan Detasemen Kesehatan Lhokseumawe, Letkol Ckm Zulmai Hendri, mengatakan antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan ini cukup tinggi.
Penyakit Kulit dan Pernapasan Mendominasi
MENURUT Zulmai Hendri, kondisi lingkungan yang masih lembap setelah banjir menjadi salah satu penyebab munculnya berbagai penyakit di tengah masyarakat.
Penyakit kulit seperti gatal-gatal dan alergi menjadi keluhan yang paling banyak ditemukan. Selain itu, beberapa warga juga mengalami gangguan pernapasan yang diduga dipicu oleh debu dan kondisi lingkungan yang belum sepenuhnya pulih.
Untuk memastikan penanganan yang tepat, setiap warga yang datang terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim dokter sebelum diberikan obat.
Dalam kegiatan tersebut, tim kesehatan TNI AD menyiapkan sekitar 30 jenis obat-obatan untuk mengatasi berbagai keluhan penyakit masyarakat.
“Kami berharap obat-obatan yang disiapkan dapat membantu mempercepat pemulihan kesehatan warga,” ujar Zulmai.
Bantuan Sembako dan Khitan Gratis
SELAIN pelayanan kesehatan, TNI Angkatan Darat juga menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut.




