Sabang, (MA) – Karyawan Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) merasa resah atas tingkah laku beberapa Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Pemerintah Kota (Pemko) Sabang, yang ditempatkan di lembaga yang sudah menjadi Badan Layanan Umum (BLU) itu. Pasalnya, program yang telah dirancang secara profesional selama masuknya ASN tersebut kini acak-acakan.
Sejumlah karyawan BPKS meminta kepada Pj Wali Kota Sabang selaku anggota Dewan Kawasan Sabang (DKS), agar menarik ASN yang tempatkan baru-baru ini. Mereka menilai ketiga ASN tersebut sangat tidak bisa diajak kerjasama dengan pihak karyawan lembaga dimaksud.
“Terus terang saja kami karyawan BPKS yang selama ini sudah menyusun program sesuai kebutuhan dan kebijakan namun, dengan masuknya tiga ASN baru itu semua diacak-acakan, sehingga semuanya amburadul jadinya maka harapan kami Pemko Sabang, segara menarik ketiga ASN dimaksud,” harap karyawan BPKS yang namanya minta tidak dicantum kepada media ini, Sabtu (09/09/2023).
Begitu juga kepada Plt Kepala BPKS yang baru saudara Marthunis, S.T, D.E.A, kiranya tidak hanya menerima jabatan semata akan tetapi juga perlu segera bekerja sekaligus mengevaluasi lembaga ini, yang ditinggal pergi oleh kepala sebelumnya Junaidi Ali.




