Kakankemenag Aceh Selatan Isi Materi  Program “Jak Saweu Dayah”

Peserta Program Jak Saweu Dayah Pasantren Darussalam Al-Walliyah Labuhan Haji Kabupaten Aceh Selatan sedang serius mengikuti pemaparan materi oleh Kakankemenag RI Kabupaten Aceh Selatan Drs. Rislizar yang diwakili Kasubbag TU Kankemenag H.M. Suryadi Anwar, S.Ag, Rabu, (6/9).(Photo/Media Aceh/Istimewa).

TAPAKTUAN (MA) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten (Kankemenag) Aceh Selatan Rislizar Nas, S. Ag mengatakan, bahwa indikator moderasi beragama yaitu komitmen kebangsaan, toleransi,anti kekerasan dan menerima kearifan lokal.

Selain itu, menjaga tri kerukunan yaitu, kerukunan intern ummat beragama, antar ummat beragama dan ummat beragama dengan pemerintah.

BACA JUGA...  Pelanggaran Syariat Semakin Meningkat, GeMPuR Katakan Ini Untuk Pak Pj 

Hal itu disampaikan, Rislizar, ketika memberikan materi pada program “jak saweu  dayah” (bermakna mengunjungi pasantren/dayah) yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Ummat Beragama (FKUB) Kabupaten Aceh Selatan di Pasantren Darussalam Al-Walliyah  Labuhan Haji, Rabu, (5/9).

Kakankemenag Aceh Selatan yang diwakili Kasubbag TU Kankemenag  H.M.Suryadi Anwar, S.Ag juga menyinggung sosok Abuya Muda Waly yang disebut sebagai  seorang nasionalis sejati.

BACA JUGA...  DPHP Pemilihan Sementara Pilkada Bener Meriah Sebanyak 116.616 Pemilih

Abuya juga dikatakan sebagai  tokoh pendidikan, tokoh tasawwuf, dan tokoh Ahlussunnah wal jama’ah.

Pada akhir pemaparannya,  Kasubbag TU Kankemenag Kabupaten Aceh Selatan H.M. Suryadi Anwar  yang juga wakil ketua FKUB Aceh Selatan itu, mengatakan, terdapat   tujuh roh pesantren yaitu pertama negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI), ke-dua  keilmuan mendalam dan ke-tiga  keikhlasan.