Pelanggaran Syariat Semakin Meningkat, GeMPuR Katakan Ini Untuk Pak Pj 

Rabu, 16 November 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Untuk Rakyat (GeMPuR) Asrinaldi.

Koordinator Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Untuk Rakyat (GeMPuR) Asrinaldi.

BANDA ACEH, (MA) – Masih terbayang dipikiran masyarakat tentang dilepaskannya begitu saja oleh Pemko Banda Aceh 11 Orang Wanita berpesta ria dini hari di kawasan ulee lhee. Ditambah lagi ditangkapnya 5 PSK online dan 4 Germo oleh Polresta Banda Aceh.

Namun, dikala semua pelanggaran syariat itu masih basah diingatan masyarakat kota, kini kasus pelanggaran syariat islam yang lebih memilukan kembali terjadi di ibukota provinsi Aceh itu, ungkap koordinator Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Untuk Rakyat (GeMPuR) Asrinaldi, kepada media lewat rilisnya, Rabu, 16 November 2022.

Baru-baru ini, kata Asrinaldi, Polresta Banda Aceh kembali berhasil mengungkap 3 kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur atau sodomi. Secara tegas polresta mengakui kasus sodomi itu semakin meningkat di Banda Aceh, ini preseden memilukan dan memalukan yang terjadi di bumi serambi mekkah.

BACA JUGA...  HUT Ke-51 Bank Aceh Dinilai Kurang Meriah

Menurut Asrinaldi, meningkatnya pelanggaran syariat islam hingga semakin banyaknya kasus sodomi tersebut tak terlepas dari lemahnya peran pemimpin dalam hal ini yaitu Pj Walikota dalam penegakan syariat islam.

Dikatakan GeMPuR, Pj Walikota hanya bisa melakukan pencitraan mengatasnamakan syariat islam, namun kenyataannya pelanggaran syariat bahkan praktek sodomi semakin menjadi-jadi.

“Preseden ini bukan hanya memalukan masyarakat, tapi juga melukai hati masyarakat karena pemimpin yang mereka harapkan yakni Pj Walikota justru tak tegas dalam penegakan syariat islam itu,” ujarnya.

Dia menyampaikan dalam penegakan syariat islam, tidak cukup dengan sebatas amar makruf atau menghimbau kepada kebajikan. Namun hal yang tak kalah pentingnya yakni “nahi mungkar”, mencegah kemungkaran.

BACA JUGA...  Irwandi Pimpin SEMA UIN Ar-Raniry Banda Aceh Periode 2022-2023

Salah satu hal, lanjutnya, semestinya dilaksanakan oleh Pj Walikota dengan segenap kekuasaan di tangannya yakni bagaimana bisa lebih tegas dalam penegakan syariat islam. Bukan malah hanya sebatas pencitraan seakan-akan komit dalam penegakan syariat islam namun nyatanya yang pelanggar syariat islam yang sudah ditangkap pun malah dilepas begitu saja, “ini akan jadi catatan hitam bagi masyarakat tentang kinerja Pj Walikota dalam penegakan syariat islam di Banda Aceh,”imbuhnya.

Asrinaldi menambahkan, penegakan syariat islam merupakan kekhususan Aceh dan juga bagian dari kearifan lokal yang harus dijunjung tinggi dengan sejujur-jujurnya oleh seorang pemimpin.

“Jika Pj Walikota tidak menghargai kekhususan Aceh di bidang syariat islam ini dan hanya menjadikan syariat islam sebagai alat pencitraan belaka, maka imbasnya masyarakat akan semakin geram terhadap tindak tanduk lain di bibir lain di tindakan yang terkesan selama ini dilakonkan oleh seorang Pj Walikota. Ingat pak Bakri, amal pemimpin itu ada pada kebijakannya yang berpijak kepada rakyat dan menegakkan agama Allah, bukan pada jumlah selfie foto bersama safari shubuh belaka,” sebut Asrinaldi.

BACA JUGA...  Pemerintah Aceh Utara Gelar Layanan KB dan KBKR di Seureuke, Langkahan 

Tambahnya, Abaikan semua jilatan apresiasi penegakan syariat islam itu, karena tanpa tindakan nyata terhadap penegakan syariat islam itu sendiri maka apresiasi politisi yang pernah diumbar sebelumnya itu tak lebih dari omong kosong belaka. “Insaf lah pak Pj Walikota Bakri Siddiq, ingat setiap pemimpin akan diminta pertanggung jawabannya nanti, termasuk pemimpin yang mengatasnamakan syariat sebagai pencitraan, tapi malah mengabaikan atau membiarkan pelanggaran syariat meningkat secara kenyataan,” katanya mengaku sangat prihatin.(R).

Berita Terkait

Ayah Wa Besuk Korban Kekerasan Tiro di Rumah Sakit Pidie
Tragedi Berdarah di Tiro, Tarmizi Age: Pak Prabowo Selamatkan Perdamaian Aceh
Insiden Berdarah di Pidie, Ayah Wa: Jaga Perdamaian 
Koro Pedang Jadi Alternatif Tempe, Solusi Bangun Andalas Raih Apresiasi Minerba 2026
Dana Perimbangan Cair, Lima Ketua KADIN Batal WO di Musprov ke-7 Banten
Komitmen Kembangkan Sepakbola Mini, Ketua KSMI Simeulue Audiensi dengan Wakil Bupati
Ayah Wa Dampingi Mendagri dan Terima Pompa Air
Bibit Kopi Program Hilirisasi Kementan Disambut Petani Gayo, Kualitas Dinilai Memuaskan

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 19:57 WIB

Ayah Wa Besuk Korban Kekerasan Tiro di Rumah Sakit Pidie

Kamis, 5 November 2026 - 11:03 WIB

Tragedi Berdarah di Tiro, Tarmizi Age: Pak Prabowo Selamatkan Perdamaian Aceh

Rabu, 4 November 2026 - 23:42 WIB

Insiden Berdarah di Pidie, Ayah Wa: Jaga Perdamaian 

Rabu, 4 November 2026 - 14:41 WIB

Koro Pedang Jadi Alternatif Tempe, Solusi Bangun Andalas Raih Apresiasi Minerba 2026

Rabu, 4 November 2026 - 08:29 WIB

Dana Perimbangan Cair, Lima Ketua KADIN Batal WO di Musprov ke-7 Banten

Berita Terbaru