Kajari Aceh Tamiang Ciptakan Hubungan Simbiosis Mutualisme Dengan Jurnalis

  • Bagikan

example banner

 176 total views,  1 views today

“Terutama itu, jurnalis harus proporsional menempatkan diri dalam berbagai hal, bidang dan masalah. Kemajuan yang dicapai temen-temen jurnalis patut diacungkan jempol, sebab terukur dan akurat, tak salah jika bersinergi dan hubungan saling mengisi dan menguntungkan,” pungkas Kajari.

Laporan | Syawaluddin

KUALASIMPANG (MA) – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Aceh Tamiang, Agung Ardyanto, SH; ciptakan hubungan simbiosis mutualisme dengan pekerja jurnalis yang ada di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh.

Sebab, jurnalis merupakan jendela dunia, sebagai lumbung informasi publik yang tidak terputus dan tak pernah habis.

“Kalau kita ingin mengetahui banyak hal, jalinan terbaik dekatlah dengan para penyaji informasi (jurnalis), tak terkecuali pihak Kejari sendiri. Banyak hal yang tidak kita tahu, diketahui temen-temen jurnalis,” tegas Kajari Aceh Tamiang Agung Ardyanto, SH; pada wartawan. Kamis, 17 Juni 2021 di Karang Baru.

Jurnalis bukan untuk dijauhi, sebaliknya jalinlah kerjasama saling menguntungkan bagi kedua belah pihak (simbiosis mutualisme), sebagai partner kerja Kejaksaan, jurnalis juga key speaker-nya masyarakat. Corong informasi ter-update.

Kajari mengapresiasi kinerja para jurnalis, yang mampu memberikan informasi akurat dan kritis. “Saya bangun hubungan Simbiosis Mutualisme ini untuk membangun sinergitas kinerja yang positif antara Kejari dengan pekerja Pers yang ada di Aceh Tamiang,” kata Ardyanto.

Penegasan lain, jurnalis bukan musuh, tetapi partner kerja yang ideal dalam membangun hubungan saling sinergitas baik dalam penulisan maupun pembangunan.

Sebagai jendela dunia, jurnalis profesional tau fungsi dan tugasnya dalam menjalankan Undang-Undang Pokok Pers nomor 40 tahun 1999, Kode Etik Jurnalistik dan menjalankan 5W1H dangan baik dan benar.

“Terutama itu, jurnalis harus proporsional menempatkan diri dalam berbagai hal, bidang dan masalah. Kemajuan yang dicapai temen-temen jurnalis patut diacungkan jempol, sebab terukur dan akurat, tak salah jika bersinergi dan hubungan saling mengisi dan menguntungkan,” pungkas Kajari. [*]

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *