Empat Budaya Aceh Ditetapkan Sebagai WBTB Indonesia

Jumat, 16 Agustus 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (ADC)- Tim Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia tahun 2019, menetapkan 4 (empat) karya budaya Aceh sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia.

Adapun penetapan tersebut, berdasarkan hasil sidang penetapan karya budaya pada tanggal 13 sampai dengan 16 Agustus 2019 yang berlangsung di Hotel Millinium Jakarta, yang dihadiri oleh Kabid Sejarah dan Nilai Budaya Disbudpar Aceh dan Kasi Nilai budaya serta Salman Yoga mewakili dari Tim ahli Provinsi Aceh, juga turut mendampingi Ibu Irini Dewiwanti Kepala BPNB Aceh-Sumut.

BACA JUGA...  Gerak Cepat Tim Ayah Wa, Pasien Tumor Dirujuk ke RSUD Cut Mutia

Empat karya budaya Aceh yang telah di tetapkan dalam sidang tersebut adalah, Memek domain kemahiran dan kerajinan tradisional Simeulue, Gutel domain kemahiran dan kerajinan tradisional Aceh Tengah, Sining domain seni pertunjukan Aceh Tengah, Silat Pelintau domain Tradisi dan ekspresi Lisan Aceh Tamiang.

Dengan ditetapkan empat karya budaya ini, maka jumlah karya budaya aceh yang telah menjadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia menjadi 34 karya Budaya.

BACA JUGA...  Jelang Muswil Ke-II DPW PA Aceh Besar, Panitia Gelar Jumpa Pers

Sebelumnya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh bersama Balai Pelestarian Nilai Budaya Aceh Sumut, mengusulkan 11 karya budaya untuk ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia tahun 2019, setelah empat Karya Budaya Aceh ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Jamaluddin pada kesempatan terpisah berharap, Kabupaten dan Kota aktif untuk mencatatkan warisan budaya di wilayahnya sebagai upaya untuk perlindungan terhadap karya budaya lokal dari kepunahan dan klaimed budaya dari negara lain. Dan ditahun yang akan datang, jumlah karya budaya yang ditetapkan bisa lebih banyak lagi. (Ahmad Fadil/Rel)

BACA JUGA...  SIGAP Temui Ketua PDIP Aceh Bahas Potensi Arah Kerja Relawan untuk Menangkan Ganjar Pranowo

Berita Terkait

Tarmizi: Tidak ada Satu Pun Masyarakat di Pasung 
Terkait Biaya Pesta Rakyat, Begini Kata Jubir Pemkab Aceh Utara 
Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 
Bursa Ketum PWI Sumut 2026 Memanas
Ayah Wa: Mengakar pada Sejarah, Bertumbuh untuk Masa Depan
Puncak Milad Samudera Pasai ke-800, Apache13 Siap Semarakkan Malam Penutupan
Turun ke Lokasi PLTA Peusangan, Haili Yoga: Jangan Ada yang Merasa Dirugikan
Polri dan Pimred Perkuat Perlindungan Wartawan

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 16:10 WIB

Tarmizi: Tidak ada Satu Pun Masyarakat di Pasung 

Minggu, 13 September 2026 - 12:05 WIB

Terkait Biaya Pesta Rakyat, Begini Kata Jubir Pemkab Aceh Utara 

Sabtu, 12 September 2026 - 19:50 WIB

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 

Sabtu, 12 September 2026 - 19:42 WIB

Bursa Ketum PWI Sumut 2026 Memanas

Jumat, 11 September 2026 - 23:52 WIB

Ayah Wa: Mengakar pada Sejarah, Bertumbuh untuk Masa Depan

Berita Terbaru

Penampakan seekor buaya sungai di tebing Krueng Kluet/Kandang yang sempat direkam warga, Minggu, (13/9/2026).(Poto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PERISTIWA

Buaya Muncul, Warga Resah

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:43 WIB

Bupati Aceh Barat Tarmizi saat membesuk orang dalam gangguan jiwa di daerahnya.

PEMERINTAHAN

Tarmizi: Tidak ada Satu Pun Masyarakat di Pasung 

Minggu, 13 Sep 2026 - 16:10 WIB

Foto : Ilustrasi AI

PERISTIWA

Diving di Iboih, Wisatawan Malaysia Hilang Belum Ditemukan

Minggu, 13 Sep 2026 - 14:34 WIB

Jubir Pemkab Aceh Utara Tgk. Muntasir Ramli.

PEMERINTAHAN

Terkait Biaya Pesta Rakyat, Begini Kata Jubir Pemkab Aceh Utara 

Minggu, 13 Sep 2026 - 12:05 WIB

Cover: Ilustrasi Eksplorasi dan Eksploitasi Migas.

TAJUK

Migas; Mencari Cadangan, Menghadapi Risiko

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:12 WIB