Jejak Kerajaan Linge, Cikal Bakal Peradaban Tanoh Gayo

Selasa, 7 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah sendiri dalam berbagai publikasi sejarah daerah menyebut Kerajaan Linge sebagai salah satu kerajaan tertua di Aceh yang memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan masyarakat Gayo.

Benteng Alam yang Sulit Ditaklukkan

Letak Kerajaan Linge di kawasan pegunungan menjadi keuntungan besar bagi masyarakat Gayo.

Jalur menuju Tanoh Gayo dipenuhi hutan lebat, lembah curam, serta pegunungan yang menyulitkan pasukan luar memasuki wilayah tersebut. Kondisi inilah yang membuat pemerintah kolonial Belanda membutuhkan waktu panjang sebelum akhirnya mampu menguasai Dataran Tinggi Gayo pada awal abad ke-20.

BACA JUGA...  Jejak Kesultanan Peureulak: Menelusuri Salah Satu Pusat Awal Perkembangan Islam di Nusantara

Bahkan dalam berbagai catatan sejarah Perang Gayo-Alas, perlawanan masyarakat Gayo dikenal sangat gigih karena memanfaatkan kondisi geografis yang mereka kuasai dengan baik.

Warisan Adat yang Masih Bertahan

Meski kerajaan telah lama tidak berdiri, jejak Kerajaan Linge masih terasa dalam kehidupan masyarakat Gayo hingga sekarang.

Sistem pemerintahan adat, kedudukan reje, musyawarah kampung, hingga nilai-nilai budaya seperti mupakat, tertib, dan penghormatan kepada pemimpin diyakini merupakan bagian dari warisan panjang yang berkembang sejak masa kerajaan.

BACA JUGA...  Syekh Syamsuddin As-Sumatrani, Ulama Besar Aceh yang Mengharumkan Peradaban Islam Nusantara

Selain itu, sejumlah situs bersejarah di kawasan Linge, seperti makam para reje dan lokasi permukiman tua, masih menjadi tujuan ziarah budaya serta penelitian sejarah.

Berita Terkait

Sejarah Hikayat Prang Sabi: Karya Sastra yang Mengobarkan Semangat Perlawanan Rakyat Aceh
Masjid Raya Baiturrahman: Saksi Bisu Perang Aceh, Tsunami, dan Kebangkitan Serambi Mekkah
Sejarah Kerajaan Trumon Aceh Selatan: Kehulubalangan yang Berpengaruh di Pesisir Barat Selatan Aceh
Sejarah Kerajaan Jeumpa: Antara Tradisi, Hikayat, dan Bukti Sejarah
Aceh dan Jalur Rempah: Gerbang di Ujung Barat yang Menghubungkan Peradaban Dunia
Sejarah Kerajaan Pedir: Kerajaan Maritim yang Menguasai Perdagangan di Pesisir Utara Aceh
Pelabuhan Peureulak dan Jalur Sutra Maritim: Saat Aceh Timur Menjadi Pusat Perdagangan Dunia
Jejak Kesultanan Peureulak: Menelusuri Salah Satu Pusat Awal Perkembangan Islam di Nusantara

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 23:39 WIB

Sejarah Hikayat Prang Sabi: Karya Sastra yang Mengobarkan Semangat Perlawanan Rakyat Aceh

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:14 WIB

Masjid Raya Baiturrahman: Saksi Bisu Perang Aceh, Tsunami, dan Kebangkitan Serambi Mekkah

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:03 WIB

Sejarah Kerajaan Trumon Aceh Selatan: Kehulubalangan yang Berpengaruh di Pesisir Barat Selatan Aceh

Jumat, 17 Juli 2026 - 00:28 WIB

Sejarah Kerajaan Jeumpa: Antara Tradisi, Hikayat, dan Bukti Sejarah

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:43 WIB

Aceh dan Jalur Rempah: Gerbang di Ujung Barat yang Menghubungkan Peradaban Dunia

Berita Terbaru

Terduga IR pemain Judol saat diamankan Satreskrim Polres Aceh Selatan. (mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

HUKOM

Terduga Judol di Aceh Selatan Diamankan Polisi 

Selasa, 20 Okt 2026 - 23:04 WIB

EKBIS

Haili Yoga Minta SCOPI Turun ke Aceh Tengah

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:57 WIB

"Kolam"  musiman di  tengah Kota Tapaktuan mengancam keselamatan warga. Genangan air  yang menyerupai  "kolam" terbentuk paska hujan lebat. Foto direkam, baru lau.(mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

PEMERINTAHAN

Kolam di Tengah Kota, Ancam Keselamatan Warga 

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:49 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa)

PEMERINTAHAN

Ayah Wa: Semarakkan Hari Santri 2026 dengan Berpakaian Putih 

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:11 WIB

Bupati Tagore Sedang Menanam Bibit kopi bersama Wakilnya Armia pada saat penyaluran perdana 10,2 juta  bibit kopi di Kampung Bumi Ayu  kecamatan Timang Gajah Bener Meriah

PEMERINTAHAN

Bupati Tagore Salurkan 10,2 Juta Bibit Kopi

Selasa, 20 Okt 2026 - 09:25 WIB