Jejak Kerajaan Linge, Cikal Bakal Peradaban Tanoh Gayo

Selasa, 7 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tradisi Lisan Menjadi Sumber Penting

Tidak seperti kerajaan-kerajaan besar di pesisir Sumatra yang meninggalkan banyak prasasti atau naskah, sejarah Kerajaan Linge lebih banyak diwariskan melalui tradisi lisan.

Cerita turun-temurun masyarakat Gayo menyebut Kerajaan Linge sebagai asal-usul para reje atau raja yang kemudian memimpin berbagai wilayah di Tanoh Gayo. Dari pusat kerajaan inilah kemudian muncul sejumlah kejurun atau wilayah pemerintahan yang berkembang mengikuti pertumbuhan penduduk.

BACA JUGA...  Jejak Kesultanan Peureulak: Menelusuri Salah Satu Pusat Awal Perkembangan Islam di Nusantara

Kajian sejarah dari Kementerian Pendidikan serta sejumlah penelitian akademik menyebutkan bahwa pada masa pemerintahan Reje Sengeda, wilayah Kerajaan Linge mulai berkembang menjadi beberapa kejurun yang tersebar di Aceh Tengah, Gayo Lues, hingga Bener Meriah.

Hubungan dengan Kerajaan Islam di Aceh

 

Salah satu bagian paling menarik dalam sejarah Kerajaan Linge adalah keterkaitannya dengan perkembangan kerajaan-kerajaan Islam di Aceh.

BACA JUGA...  Sejarah Kerajaan Jeumpa: Antara Tradisi, Hikayat, dan Bukti Sejarah

Dalam tradisi sejarah Gayo disebutkan bahwa sejumlah tokoh keturunan Linge memiliki hubungan genealogis dengan tokoh-tokoh penting dalam perkembangan kerajaan Islam di pesisir utara Aceh. Namun, para sejarawan mengingatkan bahwa sebagian informasi tersebut masih didasarkan pada tradisi lisan sehingga memerlukan verifikasi melalui penelitian sejarah yang lebih mendalam.

Berita Terkait

Sejarah Hikayat Prang Sabi: Karya Sastra yang Mengobarkan Semangat Perlawanan Rakyat Aceh
Masjid Raya Baiturrahman: Saksi Bisu Perang Aceh, Tsunami, dan Kebangkitan Serambi Mekkah
Sejarah Kerajaan Trumon Aceh Selatan: Kehulubalangan yang Berpengaruh di Pesisir Barat Selatan Aceh
Sejarah Kerajaan Jeumpa: Antara Tradisi, Hikayat, dan Bukti Sejarah
Aceh dan Jalur Rempah: Gerbang di Ujung Barat yang Menghubungkan Peradaban Dunia
Sejarah Kerajaan Pedir: Kerajaan Maritim yang Menguasai Perdagangan di Pesisir Utara Aceh
Pelabuhan Peureulak dan Jalur Sutra Maritim: Saat Aceh Timur Menjadi Pusat Perdagangan Dunia
Jejak Kesultanan Peureulak: Menelusuri Salah Satu Pusat Awal Perkembangan Islam di Nusantara

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 23:39 WIB

Sejarah Hikayat Prang Sabi: Karya Sastra yang Mengobarkan Semangat Perlawanan Rakyat Aceh

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:14 WIB

Masjid Raya Baiturrahman: Saksi Bisu Perang Aceh, Tsunami, dan Kebangkitan Serambi Mekkah

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:03 WIB

Sejarah Kerajaan Trumon Aceh Selatan: Kehulubalangan yang Berpengaruh di Pesisir Barat Selatan Aceh

Jumat, 17 Juli 2026 - 00:28 WIB

Sejarah Kerajaan Jeumpa: Antara Tradisi, Hikayat, dan Bukti Sejarah

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:43 WIB

Aceh dan Jalur Rempah: Gerbang di Ujung Barat yang Menghubungkan Peradaban Dunia

Berita Terbaru

Terduga IR pemain Judol saat diamankan Satreskrim Polres Aceh Selatan. (mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

HUKOM

Terduga Judol di Aceh Selatan Diamankan Polisi 

Selasa, 20 Okt 2026 - 23:04 WIB

EKBIS

Haili Yoga Minta SCOPI Turun ke Aceh Tengah

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:57 WIB

"Kolam"  musiman di  tengah Kota Tapaktuan mengancam keselamatan warga. Genangan air  yang menyerupai  "kolam" terbentuk paska hujan lebat. Foto direkam, baru lau.(mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

PEMERINTAHAN

Kolam di Tengah Kota, Ancam Keselamatan Warga 

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:49 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa)

PEMERINTAHAN

Ayah Wa: Semarakkan Hari Santri 2026 dengan Berpakaian Putih 

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:11 WIB

Bupati Tagore Sedang Menanam Bibit kopi bersama Wakilnya Armia pada saat penyaluran perdana 10,2 juta  bibit kopi di Kampung Bumi Ayu  kecamatan Timang Gajah Bener Meriah

PEMERINTAHAN

Bupati Tagore Salurkan 10,2 Juta Bibit Kopi

Selasa, 20 Okt 2026 - 09:25 WIB