Jaringan ’98 Dukung Menkominfo Majukan Dunia Digital Indonesia

Rabu, 3 Juli 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ricky Tamba/Net

Ricky Tamba/Net

JAKARTA | mediaaceh.co.id– Jaringan ’98 optimis Indonesia memiliki modal sosial yang kuat untuk menjadi bangsa berdaulat dan maju di bidang digital dan teknologi, guna memakmurkan rakyat menuju Indonesia Emas 2045.
“Indonesia memiliki ratusan juta anak muda yang mengikuti perkembangan zaman dan aktif di media sosial serta berbagai aplikasi multiplatform, ini merupakan potensi yang besar yang sangat dipahami oleh berbagai kekuatan asing, dapat menjadi sebuah kekuatan dahsyat di dunia masa depan. Yang mestinya menjadi atensi para elite serta seluruh pemerhati, bagaimana mengatasi dan mencari solusi bagi berbagai problematika digitalisasi dan finansialisasi, sehingga Indonesia tak hanya menjadi pangsa pasar semata, tapi menjadi pemain handal dalam pertarungan ekonomi-politik global yang sangat dipengaruhi kemajuan digital dan teknologi,” ujar Jurubicara Jaringan ’98, Ricky Tamba, melalui pesan elektronik kepada media massa, Selasa (2/7/2024).
Dalam hal peretasan Pusat Data Nasional Sementara (PDNS), lanjutnya, adalah momentum penting bagi Indonesia untuk kian berbenah, beradaptasi dan berinovasi. Penilaian Jaringan ’98, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi sudah berada di jalan yang tepat dengan berbagai terobosan program kementerian serta kerjasama dengan berbagai negara besar dan perusahaan digital dunia seperti Google, Microsoft, X (Twitter) dan lain sebagainya.
“Baru menjabat setahun, Budi Arie Setiadi berhasil memberikan gairah dan angin segar tak hanya bagi para pelaku bisnis digital, tapi juga membuka ruang bagi kreativitas anak muda dan Usaha Kecil Menengah dan Mikro (UMKM). Terlebih Menkominfo yang baru ini sangat luwes bergaul dan mendengarkan aspirasi berbagai kalangan guna perbaikan ke depan. Dinamika pro-kontra pasti ada, terlebih pasca peretasan PDNS, yang sebenarnya fondasinya dibangun di era menteri sebelumnya. Jadi ibaratnya, yang sekarang mesti ‘cuci piring dan beres-beres’ banyak hal,” tegas Ritam, sapaan akrabnya.
Terkait kebijakan melawan judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol) ilegal, Jaringan ’98 berpendapat bahwa perintah Presiden Joko Widodo melalui Menkominfo Budi Arie Setiadi adalah sangat strategis, karena judol dan pinjol ilegal dengan daya rusaknya dapat melemahkan ketahanan dan kedaulatan bangsa. Bahkan data resmi, sudah jutaan orang terjerat dengan nilai perputaran uang hingga ratusan triliun rupiah, akibat iming-iming mendapatkan uang dengan jalan pintas.
“Perang modern tak hanya perang moneter dan siber, tetapi juga perang cortex, di mana kekuatan asing mempengaruhi pemikiran dan mental sebuah bangsa, agar mudah ditundukkan dan dikuasai. Judol dan pinjol ilegal ini ditengarai juga menjadi bagian dari hal ini. Karena bila utamanya generasi muda telah terjerat, menjadi malas dan mudah mengambil jalan pintas hingga tak produktif, maka bangsa Indonesia akan lebih mudah dikendalikan,” tambah Ricky.
Jaringan ’98 berharap, Menkominfo Budi Arie Setiadi terus bekerja keras membangun ekosistem digital Indonesia yang kian handal sebagai bagian dari mewujudkan kedaulatan dan kemajuan bangsa. Cara-cara yang kreatif inovatif mesti dilakukan agar mampu menggalang seluruh potensi khususnya di kalangan generasi muda.
“Kami yakin, dengan latar belakang sebagai aktivis dan mantan jurnalis, Menkominfo mampu berakselerasi kian cepat dan tepat, bekerjasama dengan lintas kementerian/ lembaga terkait. Dialog-dialog dan literasi digital mesti kian dimasifkan, bahkan mesti merangkul banyak anak muda yang cerdas-cerdas di bidang digital dan teknologi, yang kerap disebut sebagai hacker cracker, sehingga menjadi bagian dari kekuatan digital yang dahsyat. Ayo Menkominfo bisa! Gaspol benahi dan majukan dunia digital Indonesia!” pungkas Ricky Tamba. (r)
BACA JUGA...  Amzi JMY Pimpin TDA Jakarta Selatan 9.0

Berita Terkait

Ngobras Bersama Kadiv Humas Polri, Isir: Percayalah, Masih Banyak Polisi Baik
Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang
PWI Siap Gelar HPN 2027, Buka Ruang bagi Seluruh Konstituen Dewan Pers
Ketua PWNU Jawa Barat Dukung Komjen Pol Karyoto Jadi Kapolri
Ayah Wa: Pers Harus Tetap Dekat dengan Rakyat demi Demokrasi yang Kuat
Terima Pemred Award 2026, Nasir Djamil: Pers Harus Kembali Menjadi Suara Rakyat
Empat Pengurus Forum Pimred Provinsi Resmi Dilantik di Malam Anugerah Pena Emas 2026
Pimred Award 2026 Digelar Sabtu Malam, Sejumlah Tokoh Aceh Jadi Penerima

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 14:44 WIB

Ngobras Bersama Kadiv Humas Polri, Isir: Percayalah, Masih Banyak Polisi Baik

Sabtu, 5 September 2026 - 13:44 WIB

Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang

Jumat, 4 September 2026 - 16:51 WIB

PWI Siap Gelar HPN 2027, Buka Ruang bagi Seluruh Konstituen Dewan Pers

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:19 WIB

Ketua PWNU Jawa Barat Dukung Komjen Pol Karyoto Jadi Kapolri

Minggu, 19 Juli 2026 - 01:05 WIB

Ayah Wa: Pers Harus Tetap Dekat dengan Rakyat demi Demokrasi yang Kuat

Berita Terbaru

Di lokasi yang sebelumnya terdapat Buaya Muara (Crocodylus porosus) berjemur  kini  tidak tampak lagi, namun warga masih resah.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

KESEHATAN

Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:56 WIB

NANGGROE

Faisal Temui Safrizal, Dorong Percepatan Rehab-Rekon Aceh

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:41 WIB

Saat masyarakat di Tanah Jambo Aye CKG yang dilaksanakan oleh Pihak Puskesmas Tanah Jambo Aye, Aceh Utara.

KESEHATAN

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:16 WIB

PEMERINTAHAN

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:10 WIB